JUSTICIA

Diduga Bantuan Kementan di Desa Kedungneg Dimark up dan Langgar UU KIP

Brebes – Pembangunan Bangsal ,Yang Di Anggarkan Dari Kementerian Pertanian Di Desa Kedungeneng, Kecamatan Losari Brebes, Yang Di Duga Di Borongkan.

Saat Di komfirmasi Wartawan, Dirumahnya Mulanya Tidak Di Akui Oleh Purni Selaku Kelompok Wanita Tani ( KWT ) Bahwa Bangunan Tersebut Tidak Di Borongkan, Ucap Kurni Kamis ( 28/07/2022 )

Dan Dirinya Purni, Saat Ditanya Berapa Anggaran untuk Bangunan Tersebut, Kurni pun ,Mengaku Tidak Tau ,Berapa Anggarannya Kalau Saya Hanya Sebatas Mandorin Saja Kata Purni ,Pada Wartawan.

Lebih Lanjut Kata Purni, Setelah Di komfirmasi Sampai Mendalam Oleh Wartawan, Akhirnya Kurni Mengakuinya, Dan Membenarkan, Bahwa Betul Bangunan itu, Telah Di Borongkan Senilai 30 Juta ,Kata Purni.

Masih Kata Purni, Dirinya Juga mengatakan, Bahwa Itu Bangunan, Anggaran Sebesar 164.Juta Tapi kan itu Anggaran, Belum Di potong Untuk Ganti Rugi, Pohon Pisang yang Ia Tebang Saat Tanah itu,Mau Di Bangun, Sebesar 6500.000 enam juta lima ratus Ribu, Karena Pada Saat Hendak Di Bangun itu tanah Ada Tanaman Pohon Pisang,Ucap Purni.

Saat Di Komfirmasi, Terkait Papan informasi/ Papan kegiatan Proyek, Yang mana Papan informasi Juga Di Anggap Penting, Karna Sebagai Bentuk Transparasi terhadap masyarakat Sesuai dengan Undang undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan informasi publik, Maka Papan informasi, Di Anggap Penting, Namun Di Sini Ada Yang Berbeda dengan Penuturan, Purni Selaku ( KWT ) Bahawa Papan Informasi, Tidak Usah Karena Itu Sudah Di Tanyakan Ke Bu KABID Katanya Bu KABID Tidak Usah Mas” Ucap Purni pada awak media.

Di Duga Adanya Ke Kejanggalan, Ada Apa Dengan Anggaran Proyek, Selain Dari Dinas Melarang Adanya Papan Informasi Kegiatan Proyek, Murni Juga Berbelit Belit Saat Di Komfirmasi Wartawan, Pasalnya Purni Semula Mengatakan Tidak Tau menahu Tentang Anggaran ,Dan Berbalik Mengakuinya Hingga ,Saling Lempar, Yakni Dirinya Juga Mengatakan, Bahwa Semuanya Tanyakan Saja Kepada Ketua GAPOKTAN, yaitu Pak Munaji Karena Semua Kebutuhan Dan Segala Sesuatunya, Saya Juga Selalu Meminta Ke Pak Munaji, Ucap Purni.

Terpisah Munaji Selaku Ketua GAPOKTAN ,Saat Di Konfirmasi Di Rumahnya Desa Kedungneng Kecamatan Losari Kabupaten Brebes. Dirinya Munaji, Tidak Mengakuinya, Membantah Apa Yang Di Ucapkan Purni Semuanya, Di Duga Saling Lempar.

Pasalnya Munaji Tidak Mengakuinya Dan Tidak Tau Anggaran Tersebut, Karena itu Anggaran Bukan Masuknya Ke rekening Ketua GAPOKTAN, Kata Munaji.

Justru itu Anggaran Masuknya Ke rekening ( KWT ) itu Anggaran Dari Pusat Langsung Masuk Ke rekening ( KWT ) Dan Paling Kesini Hanya Sebatas Pemberitahuan Saja Ketika Anggaran. Masuk, Tapi Buka Ke rekening, Ketua GAPOKTAN, itu Anggaran Masuknya Ke rekening, KWT, Tuturnya

Lebih Lanjut Kata Munaji, Dirinya Juga Menjelaskan, Terkait Ganti Rugi Untuk Pohon Pisang,Sebesar 6500.000 Enam Juta Lima ratus ribu rupiah Dirinya Munaji Tidak Paham ,Ituh Swadaya Mas ,Kata Munaji Kalau Untuk lebih Dalamnya Sih Saya Kurang Paham ,imbuhnya
(Tholib)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.