JUSTICIA

Senin, Kapala BAPPENDA & BKPSDM Diperiksa KPK

Kamis "VIRAL" Bupati Bogor Minta Doa Jalani Pemeriksaan RSUD Idham Chalid Ciawi?

BOGOR – Kali ini publik dan masyarakat luas lebih tajam mencermati kondisi pemerintah dikabupaten Bogor.

Hal ini tentu bukan tanpa dasar setelah ramai jadi perbincangan bahwa KPK melakukan kegiatan penyidikan dikabupaten Bogor dengan mengumpulkan keterangan dan informasi sejumlah saksi beberapa kepala dinas dan badan.

Setelah jalan hampir satu bulan KPK turun ke kabupaten Bogor dan resmi pada Senin ( 31/8) telah ada pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Saksi yang dipanggil meliputi Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor Adi Mulyadi (AM), GS (ASN Bappenda), serta RS (Kepala Subbagian Keuangan Bappenda). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Adi Mulyadi memenuhi panggilan penyidik pada pukul 10.25, sedangkan GS dan RS tiba pada pukul 10.33.

“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama AM selaku Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor, GS selaku ASN Bappenda Kabupaten Bogor, dan RS selaku Kepala Subbagian Keuangan Bappenda Kabupaten Bogor,” kata Budi Prasetyo seperti dilaporkan Kantor Berita Antara di Jakarta, Senin 31 Agustus 2026.

Selain ketiga pejabat Bappenda tersebut, KPK juga memanggil Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, untuk diperiksa sebagai saksi.

Namun hingga Senin sore, Yunita belum tercatat dalam daftar kehadiran saksi di Gedung Merah Putih KPK.

Sementara itu viral lagi pada Rabu (2/9) Bupati Bogor,Rudi Sumanto menyampaikan bahwa dirinya meminta doa masyarakat kabupaten Bogor untuk kesembuhan dan kesehatan yang akan menjalani pemeriksaan Jantung.

Sontak hal inipun menjadi perhatian publik.

Akhirnya pada Kamis
Kemarin (3/9) pihak media menerima informasi
Bupati Bogor Rudy Susmanto menjalani tindakan medis untuk mengatasi penyempitan pembuluh darah jantung di RSUD dr. Idham Chalid Ciawi, Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, mengatakan tindakan medis berupa ballooning kateter tersebut berjalan lancar.

Setelah menjalani prosedur, kondisi Rudy dilaporkan stabil dan saat ini tengah beristirahat.

“Tadi sore sudah dilakukan tindakan untuk mengatasi keluhan jantung Bapak Bupati. Semua berjalan dengan baik dan kondisi beliau stabil. Saat ini beliau sedang istirahat,” ujar Fusia, Kamis, 3 September 2026.

Fusia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan adanya penyempitan pada pembuluh darah jantung Rudy. Namun, tim dokter tidak memasang ring maupun pen karena kondisi pembuluh darah dan keadaan Bupati Bogor masih tergolong baik. Penyempitan pembuluh darah tersebut berkaitan dengan sejumlah faktor risiko, di antaranya kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Setelah menjalani tindakan medis, pasien pada umumnya membutuhkan waktu istirahat sekitar tiga hingga empat hari. Meski demikian, kondisi setiap pasien tetap menjadi pertimbangan dalam menentukan waktu untuk kembali beraktivitas. Untuk Rudy, apabila selama 24 jam masa observasi tidak ditemukan keluhan, ia diharapkan dapat kembali menjalani aktivitas secara bertahap. “Kalau dalam waktu 24 jam tidak ada keluhan, insyaallah sudah bisa beraktivitas kembali,” ujar Fusia.

” Penanganan terhadap Rudy dilakukan oleh tim medis yang dipimpin dr. Kurnadi, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah intervensi.

Tindakan ballooning kateter dilakukan sebagai bagian dari penanganan terhadap penyempitan pembuluh darah jantung yang ditemukan berdasarkan pemeriksaan medis.

Setelah prosedur selesai, Rudy masih menjalani pemantauan dan masa istirahat di rumah sakit.

Keputusan pak Rudy menjalani perawatan di RSUD dr. Idham Chalid Ciawi menunjukkan kepercayaan terhadap fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bogor.

Saat ini, kondisi Rudy Susmanto dilaporkan stabil dan masih dalam masa observasi setelah menjalani tindakan medis.

Pemantauan selanjutnya akan menjadi bagian dari proses pemulihan sebelum ia kembali menjalankan aktivitas kembali “paparnya. (AB)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *