RAGAM

KEBIJAKAN YANG DIRASA KURANG BIJAK BIKIN KADES MEMERAS ISI KEPALA

CIANJUR – Tipikorinvestigasi Cianjur menerima banyak keluhan dari para kepala desa.

Kaitan dengan kebijakan Bupati Cianjur yang justru menjadi polemik bagi para kepala desa.

Pemberian Insentif guru ngaji diberikan kepada 1(satu)orang guru ngaji dalam 1 desa/kelurahan dan 1 (satu)orang guru ngaji dalam 1(satu) kecamatan.

Ini seperti nya musibah yang cukup besar bagi kepala desa,karena selama ini guru ngaji yang hampir ada ditiap ke rt an mendapatkan bantuan tersebut.

Peraturan Bupati ini justru sangat memberatkan bagi kepala desa,karena mau tidak mau hal tersebut bisa menuai banyak sorotan.

Bagaimana kepala desa menerangkan nya kepada guru ngaji yang lain nya yang sudah biasa dapat insentif tiba-tiba bantuan nya dihilangkan.

Bukan tidak mungkin diantara mereka para guru ngaji sudah ada yang bikin rekening.

Disinilah peran para anggota dewan dipertanyakan,seharusnya hal-hal yang menurut kita baik dengan memberikan bantuan untuk guru ngaji jangan dihilangkan.

Dan dalam waktu dekat ini para kepala desa minta waktu untuk auden dengan bupati juga para anggota dewan.

Karena bagi kepala desa, ini PR yang sangat serius yang harus segera di selesaikan tanpa merugikan para penerima bantuan(guru ngaji).

Dan semoga peraturan bupati tersebut bisa lebih bijaksana lagi dengan tidak menghilangkan insentif bagi guru ngaji yang lainnya yang selama ini mendapatkan bantuan

Mungkin kah karena Ganti presiden,ganti Gubernur,ganti Bupati ganti juga kebijakan.

Sementara para guru ngaji yang sudah bikin rekening,dan dijanjikan sebelum nya akan dapat insentif,nasib nya kini hanya bisa menunggu kebijakan yang benar-benar bijak dari semua fihak terutama dari Bupati Terpilih.

AsepLukman@Tipikorinvestigasicjr@mitrakerjadesa@

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *