JUSTICIA

GEGER!, VIDEO 22 DETIK TAWURAN PELAJAR, KAPOLSEK CISAAT: BERIKUT FAKTA DAN KRONOLOGISNYA

Sejumlah polisi berpakaian preman, tengah menelusuri dan meminta keterangan warga, terkait viralnya tawuran pelajar dijalur Kereta Api Cisaat. (Kamis/2/5/2022). [ Sumber foto: Iqbal. S. Achmad.

SUKABUMI – Kapolsek Cisaat Kompol Rusmadi, turun langsung mengecek lokasi kejadian yang diduga tempat tawuran antar pelajar, yang sebelumnya sempat viral di media sosial, Kamis (02/06/2022).

“Berdasarkan penelusuran yang terjadi dari sumber video viral tersebut diketahui kejadian terjadi diseputaran Kampung Selaawi (rel kereta api), Desa Cisaat, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Berdasarkan keterangan saksi-saksi diperoleh keterangan bahwa, kejadian terjadi pada hari Senin (30/05/2022), sekitar pukul 16.00 WIB,”Kata Rusmandi kepada awak media.

Saat petugas Polsek Cisaat menelusuri yang diduga lokasi tawuran, pihaknya juga mendapatkan keterangan dari saksi-saksi masyarakat sekitar bahwa, kronologis terjadinya tawuran bermula dari adanya sekelompok pelajar yang diketahui masih duduk di bangku SMP tersebut, datang dari arah utara. Kemudian ada sekelompok siswa SMP lainnya yang datang dari arah timur.

“Berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian, diketahui bahwa siswa yang terlibat tawuran adalah siswa dari sekolah Madrasah Tsanawiah Yasti, SMP PGRI, Madrasah Tsanawiah Al ,an SMP Gunungguruh 1,”Jelasnya.

Masih menurut Rusmadi, saksi juga mengatakan bahwa, mereka juga melihat para siswa yang terlibat aksi tawuran, terlihat sejumlah pelajar membawa senjata tajam berbagai jenis.

“Menurut keterangan saksi, diketahui sekitar 50 pelajar yang terlibat tawuran yang berlangsung sekitar 5 menit tersebut, ”Bebernya.

Rusmandi menekankan, aksi tawuran pelajar ini, tidak menimbulkan korban. Namun pihaknya menekankan kepada seluruh pihak terkait, baik sekolah maupun para orang tua dirumah, untuk tetap lebih waspada dalam pengawasan buah hatinya.

“Aksi tawuran itu dibubarkan warga, dan untungnya tidak sampai jatuh korban jiwa. Saya tekankan lagi, kepada pihak sekolah dan orang tua maupun keluarga dirumah, untuk lebih mawas lagi memperhatikan anaknya. Jika memang sudah waktunya pulang, pastikan sang anak sudah kembali kerumahnya,” tandasnya. (Iqbal. S. Achmad)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.