Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek Jalan Tanjung-Kersana Rp.8,9 M Rusak

BREBES – Cor beton yang memanjang di ruas Tanjung-Kersana mendapat sorotan publik. Pasalnya, proyek yang baru selesai dikerjakan pada November 2025 lalu itu sudah menunjukan kerusakan. Bahkan miris-nya, kerusakan yang terjadi memanjang hingga mencapai panjang 10 meter-an.
Aktifis dari Masyarakat Pemerhati Pembangunan Wahidin kepada awak media Senin 15 Desember 2025 mengaku baru-baru ini melakukan pemantauan di lapangan berkait dengan hasil pekerjaan proyek cor beton di ruas Tanjung-Kersana.




Ia pun mengaku miris melihat kondisi jalan yang sudah menunjukan kerusakan di bagian tengah dan memanjang hingga mencapai 10 meter lebih. “Kita baru saja cek ke lapangan untuk melihat hasil pekerjaan di ruas Tanjung-Kersana. Dan ternyata sudah menunjukan kerusakan di beberapa titik,” ujar dia.
Menurutnya, ada tiga titik lokasi yang mengalami kerusakan yang hampir sama. Hanya saja, untuk di titik lain kerusakan hanya memanjang berkisar 4 sampai 5 meter. Melihat kondisi kerusakan itu, lanjut dia, pihaknya pun sudah melakukan inventarisasi kerusakan dengan mendokumentasikan kerusakan tersebut.
Atas temuan itu, pihaknya berencana untuk mengadukan temuan itu ke dinas terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Brebes. Seperti di ketahui, proyek senilai Rp.8.949.094.471, – dikerjakan oleh CV. EKA JAYA yang beralamat di Jalan Pemuda No. 24 Kaligangsa Wetan, Brebes.
Dan berdasarkan papan informasi yang ada di lapangan, proyek Jalan cor beton itu dilaksanakan pada 25 Juni 2025 dan berakhir pada 6 November 2025. Namun sayangnya, di papan tersebut tidak disebutkan secara lengkap berkait dengan volume pekerjaan.
Hal senada juga disampaikan Aktifis dari Yabpeknas Heri Tato. Menurut dia, berdasarkan informasi dari pihak terkait cor beton tersebut menggunakan FS 45. Dimana untuk kelenturan FS 45 lebih kuat dari pada K-350. Namun pada kenyataannya di lapangan pecah dan retak tengah parah.* (AS)



