Program “Bisa Pisan” Dynamix Cerdas Jadi Bentuk Kepedulian PT SBI terhadap Pendidikan Pelajar di Desa Klapanunggal

BOGOR — Harapan untuk terus bersekolah kembali mendapat dorongan. Sebanyak 76 siswa SMP dan SMA di Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menerima Beasiswa SBI Peduli Pendidikan Semester I melalui program Bisa Pisan dari Dynamix Cerdas.
Penyerahan beasiswa tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Klapanunggal, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan itu menjadi bentuk kepedulian dunia usaha terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah sekitar perusahaan.
Sebanyak 76 siswa menerima bantuan beasiswa yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala Desa Klapanunggal Ade Endang Saripudin, yang akrab disapa Kades Gonon.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) melalui program Dynamix Cerdas, staf Desa Klapanunggal Rusli, serta para penerima beasiswa dari jenjang SMP dan SMA.
Kades Klapanunggal Ade Endang Saripudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT SBI melalui Dynamix Cerdas yang telah memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan di Desa Klapanunggal.

Menurutnya, bantuan tersebut memiliki arti penting bagi para pelajar, terutama dalam membantu meringankan kebutuhan pendidikan sekaligus memberikan motivasi agar mereka terus melanjutkan sekolah.
“Terima kasih kepada PT SBI melalui Dynamix Cerdas yang telah menyalurkan beasiswa kepada siswa-siswa SMP dan SMA di Desa Klapanunggal,” ujar Ade.
Ia menilai perhatian terhadap pendidikan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata.

Sebaliknya, dukungan terhadap anak-anak sekolah harus dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak generasi muda yang memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Bagi sebagian keluarga, biaya pendidikan bukan perkara sederhana.
Kebutuhan sekolah, perlengkapan belajar, transportasi, hingga berbagai kebutuhan lainnya dapat menjadi beban tersendiri bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Di tengah kondisi tersebut, beasiswa menjadi salah satu bentuk intervensi nyata untuk memastikan anak-anak tetap memiliki kesempatan belajar.
Karena itu, Kades Gonon menilai program SBI Peduli Pendidikan merupakan bentuk kepedulian yang sangat penting dalam mendukung pengembangan pendidikan masyarakat Desa Klapanunggal.
“Kepedulian PT SBI melalui Beasiswa SBI Peduli Pendidikan ini sangat penting untuk pengembangan pendidikan,” katanya.
Ia berharap program tersebut dapat terus berjalan dan ditingkatkan pada masa mendatang.
“Harapannya, kepedulian ini bisa berkelanjutan ke depannya,” ujar Ade.
Sebanyak 76 penerima beasiswa tersebut bukan sekadar angka.
Di balik jumlah tersebut terdapat 76 anak yang sedang menatap masa depan dengan harapan masing-masing.
Ada yang bercita-cita menjadi guru, tenaga kesehatan, pengusaha, aparat, maupun profesi lainnya.
Bantuan pendidikan mungkin tidak langsung menyelesaikan seluruh persoalan pendidikan mereka. Namun, bantuan tersebut menjadi pesan penting bahwa mereka tidak berjalan sendirian.
Dukungan dari perusahaan, pemerintah desa, sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi mata rantai yang saling menguatkan.
Program Bisa Pisan melalui Beasiswa SBI Peduli Pendidikan Semester I pun diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun sumber daya manusia di Desa Klapanunggal.
Kehadiran program pendidikan seperti ini juga memperlihatkan pentingnya hubungan yang konstruktif antara dunia usaha dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
PT SBI melalui Dynamix Cerdas menunjukkan kepedulian terhadap sektor pendidikan dengan memberikan dukungan langsung kepada pelajar.
Sementara Pemerintah Desa Klapanunggal berperan menjadi bagian dari jembatan antara program kepedulian perusahaan dengan masyarakat penerima manfaat.
Kolaborasi semacam ini menjadi penting karena pembangunan tidak semata-mata berbicara tentang infrastruktur.
Pembangunan juga berarti memastikan anak-anak memiliki kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan menentukan masa depannya sendiri.
Bagi 76 pelajar penerima Beasiswa SBI Peduli Pendidikan Semester I, bantuan tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk terus berprestasi.
Sebab pendidikan adalah investasi jangka panjang.
Dan ketika satu anak mampu bertahan di sekolah karena sebuah bantuan, sesungguhnya yang sedang diselamatkan bukan hanya satu masa depan—melainkan harapan sebuah keluarga dan masa depan masyarakat.(Agung Dwi S)



