Wakil Direktur RS HERMINA Sukabumi Minta STOP PUBLIKASI Soal Kelalaian Pelayanan Medis

SUKABUMI – Terkait pemberitaan yang Viral di media tipikorinvestigasi.com tentang ” LSM BARETA INDONESIA Geram Terkait Dugaan Kelalaian Pelayanan Medis RS Hermina Sukabumi ” pada tanggal 12-6-2025 menuai kontra dari pihak RS HERMINA Sukabumi untuk tidak di publikasikan atau supaya di “Take Down”.
Padahal dalam pemberitaan tersebut untuk memberikan kritikan yang membangun Kinerja pihak manajemen RS HERMINA Sukabumi lebih baik lagi.
Di lain sisi, kinerja Profesi pers ini adalah sebagai sosial Control yang di lindungi oleh Undang-undang dan menjadi pilar ke 4 di dalam tatanan NKRI.
Beberapa awak media mengkritisi tentang kinerja dokter RS HERMINA Sukabumi ada nya dugaan kelalaian dalam menangani pasien kecelakaan yang di rawat selama 11 hari di RS HERMINA atas nama M.Rizky Mahardi, sehingga jadilah bahan pertanyaan dari LSM BARETA INDONESIA beserta para awak media tentang di pulang kan nya pasien tersebut.
Adapun menurut pantauan kami saat melihat kondisi pasien tersebut yang seharusnya belum layak di pulang kan.karena kondisi pasien nya sangat memprihatikan.ucap Djunaidi Tanjung sebagai Ketua LSM BARETA INDONESIA.
Seiring berjalannya waktu, setelah terpublikasi kan VIRAL tentang RS HERMINA, beberapa awak mediapun berkomunikasi dengan Kepala biro media Tipikorinvestigasi.com Sukabumi Array untuk menanyakan apakah sudah menerima ATENSI (uang) sebesar Rp 1.500.000 untuk beberapa media, terkait ada nya pemberitaan tersebut dari pihak manajemen RS HERMINA Sukabumi?
Kami pun merasa kaget adanya ATENSI tersebut dan tidak menerima 1sen pun,
bilamana adanya ATENSI tersebut,pasti nya kami pun menolak akan menolak nya,ini bukan masalah besar/kecil nya uang tersebut,akan tetapi dengan adanya pemberitaan ini, kinerja RS Hermina Sukabumi agar menjadi lebih baik lagi ke depan nya.
Informasi nya pada tanggal 15-6-2025 Wakil Direktur pihak manajemen RS HERMINA Sukabumi mencoba menghubungi beberapa awak media melalui HP seluler untuk memberikan ATENSI tersebut dengan Catatan dan men TAKE DOWN pemberitaan-pemberitaan yang sudah Viral supaya Clean and Clear dan jangan ada lagi pemberitaan miring tentang RS Hermina Sukabumi.
Biro media tipikorinvestigasi.com pun menjadi bertanya-tanya maksud tujuan instruksi dari Wadir RS HERMINA untuk ” Take Down ” Pemberitaan tersebut apa?
Sehingga berita ini pun di turun kan.
Dan bukti hasil percakapan nya pun kami memiliki nya. (Array)



