Taruna 01 Lakukan Pemberdayaan Peternak Bebek Di Desa Laladon

BOGOR – Sesuai dengan arahan dan instruksi Ketum Taruna 01,Muhsin SPd laju dan arah organ sukarelawan harus berfusi pada amanat penderitaan rakyat ( Ampera).
Dan walau pilkada kabupaten Bogor telah berlalu tapi napas perjuangan bukan terhenti karena meminta balas tanda jasa atas sebuah perjuangan idealisme dan moral.
Program pemberdayaan masyarakat dan hukum yang dilakukan TARUNA 01 ( Tameng Rakyat Untuk Nusantara ) langsung diimplementasikan untuk mencegah adanya kerawanan sosial serta ketahanan pangan.
Dimana salah satu Petani beternak Bebek di Cibenda desa Laladon yakni Empad berharap agar kedepan dirinya bisa dibantu dalam pakan dan pemasaran hasil peternakan.
” Saya merasa gembira bisa bergabung dalam naungan Poktan binaan Taruna 01 Bogor Raya dan ini tentu disambut baik dan menjadi harapan untuk kemajuan kami para petani dan desa Laladon juga” kata Empad,Sabtu (30/11).
Didampingi pengurus Taruna 01,Rudiansyah selaku ketua divisi Survey & Litbang program pemberdayaan ini akan terus dikembangkan pada sektor pertanian dan sektor lainnya termasuk pendampingan hukum .
” Ya kita ingin ada dan hidup bermanfaat bagi manusia dan kemanusian sesuai dengan ajaran agama dan Pancasila dasar negara kita.
Nah nilai Pancasila itu mengajarkan kemanusian yang adil dan beradab.
Kita bukan hanya membaca Pancasila tapi mempraktekan dalam barang tubuh kehidupan bermasyarakat langsung .
Contoh kita advokasi dan lakukan upaya pembelaan pada nasib warga Desa Laladon kecamatan Ciomas Candra .
Itu bukti bahwa elemen aktif baik itu sukarelawan ataupun LSM dan LBH bisa membantu masyarkat tidak mampu baik secara sosial dan hukum.
Walau memang menegakan kebenaran dan keadilan tak disukai para bandit dan petulang yang ingin mengambil untung buat dirinya ” tegas Rudiandyah ,panggilaMad Kelor.
“Selain advokasi hukum dan pembelaan warga bagi warga yang tidak mendapatkan hak sosial yakni bantuan untuk kehidupan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan .
Kamipun selalu ketua divisi Survey dan Litbang melakukan upaya pembinaan bagi Poktan Peternak didesa Laladon ini agar mereka memiliki kemampuan teknik dasar serta manajemen pemasaran kedepan.
Dimana nanti hasil prodak peternakan dan pertanian tidak dijual setengah jadi tapi dikemas apik dan menarik” papar dia.
“Tentunya sesuai pula dengan harapan dan dukungan kami pada bapak Bupati yang baru.
Juga program Presiden terpilih Prabowo Subianto bahwa bangsa besar ini harus mampu berdiri diatas kesadaran dan kemampuan menjawab pangsa pasar yang ada dalam negeri sendiri.
Mudahan nasib para petani baik peternak dan perikanan,perkebunan dan persawahan dapat pula turut diperhatikan bukan hanya sektor indrustri tapi para petani dipelosok desa- desa yang ada dikabupaten Bogor” ujar Rudiandsyah.
Selain itu dia berharap agar warga desa Laladon khususnya serta warga desa lainnya mampu menjawab tantangan masa depan serta agar sektor pertanian desa menjadi sektor prodak andalan dan primadona.
” Kita tau petani dinegara ini bukan profesi yang menjanjikan tapi ada harapan baru dari Mentan ( Menteri pertanian ) akan adanya bantuan sosial bagi para petani dan kami jawab harapan dan dukungan itu hari ini juga.
Kami yakin kabupaten Bogor sedunia janji politik saudara Rudi Susmanto untuk mencapai Bogor Sejahtera menuju Gemilang .
Dan kami bercita-cita membekali para petani kita dengan skill dan kemampuan serta mental yang kuat dengan pembinaan dan pelatihan agar dapat pula bertahan hidup dijaman modern dan berdaya guna.
Sebab kondisi lahan pertanian kini tergerus dan terseret oleh dampak perumahan dan indrustri “kata
Rudiandyah ketua divisi Survey & Litbang Taruna 01 Bogor Raya pada beberapa media .
( Red03)



