PEMERINTAHAN

Pemkab Balangan Targetkan Angka Kemiskinan jadi 3,34 Persen pada 2026

BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan menargetkan penurunan angka kemiskinan menjadi 3,34 persen pada tahun 2026 melalui penguatan koordinasi program penanggulangan kemiskinan lintas sektor.

Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Daerah yang digelar bersama Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Kamis (5/3/2026).

Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menegaskan bahwa bantuan kepada masyarakat tidak hanya sebatas pemberian, tetapi juga harus disertai pembinaan agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

“Tujuannya agar masyarakat kita tidak ada lagi yang berada dalam kondisi miskin dan bisa hidup lebih sejahtera. Penurunan angka kemiskinan ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Balangan, Rakhmadi Yusni, menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Balangan pada periode 2021-2025 berhasil turun dari 6,07 persen menjadi 4,64 persen. Artinya, terjadi penurunan sebesar 1,43 poin atau rata-rata sekitar 0,36 poin per tahun.

“Semua SKPD yang memiliki program langsung dengan penanganan kemiskinan kita hadirkan untuk menyamakan persepsi mengenai langkah-langkah ke depan agar angka kemiskinan di Kabupaten Balangan dapat terus menurun,” sampainya.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Balangan, Ernawati, menekankan pentingnya penyatuan program lintas sektor agar tidak berjalan secara terpisah.

“Pemerintah daerah akan menggunakan satu basis data dalam penyaluran bantuan, yaitu Data Tunggal Sosial Nasional (DTSN), agar bantuan lebih tepat sasaran serta menghindari penerima bantuan yang sama secara berulang tanpa evaluasi,” jelasnya.

Melalui koordinasi dan konvergensi program tersebut, Pemkab Balangan berharap penurunan angka kemiskinan dapat terus dipercepat sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. (AKHMAD SIDIK)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *