Puluhan Hektar Sawah Tercemar, Diduga akibat Limbah PT Daehan Global Cimohong

BREBES – Banyaknya tanah sawah yang tak lagi produktif di Desa Cimohong Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes ini menjadi keprihatinan petani yang setiap tahunnya harus gigit jari karena lahan sawahnya diduga tercemar oleh Limbah PT.Daehan Global.Berulang kali sudah melakukan laporan baik ke Pemerintah Desa Cimohong juga ke pihak PT.Daehan Global tapi hanya janji manis yang didapati ujungnya sampai sekarang masih terbengkalai.

Sawah yang menjadi tumpuan harapan Petani yang bertahun tahun ini tak menghasilkan apa apa,di temui awak media salah satu Petani Nur Khamidin, Jumat,29/01/2025.mengatakan*udah lima tahun sawah kami tak lagi bisa ditanami, semenjak ada PT.Daehan Global saya dan Petani lainya merugi,kami sudah berulang kali datangi ke Balai Desa dan ke PT.Daehan tapi tidak ada respon dan sengaja dibiarkan saja tidak ditanggapi”ucapnya.
“Saya dan Para petani yang lainnya minta pihak PT.Daehan Global bertanggung jawab atas kerugian yang kami alami”lanjut Kamidin.

Sementara itu Sopan selaku Ketua Gapoktan Bina Mulya menjelaskan”ada Puluhan Hektar tanah sawah yang tercemar oleh PT.Daehan Global dan sudah Bertahun tahun lahan Sawah kami tidak bisa ditanami, sampai saat belum ada solusi dari pihak PT.Daehan Global untuk para Petani.”ucapnya.
“Saya minta dinas dinas terkait agar memberikan tindakan Tegas untuk PT.Daehan Global untuk segera memberikan solusi dalam persoalan ini”lanjutnya.

Sementara itu Kadin LH Brebes La Ode Aris Nugroho AP.M.Si melalui sambungan Ponselnya menanggapi Keluhan Petani Desa Cimohong dan akan melakukan pengecekan untuk uji laboratorium.
“Kami juga akan melakukan Pelaporan ke Gakkum Kementrian Lingkungan Hidup RI dan Gakkum DLH Provinsi Jawa Tengah,Karena PT. Daehan Global itu merupakan Perusahaan PMA yang Kewenangannya pada Gakkum Kementerian LH.Kami hanya Melaporkan terkait dengan kejadian Pencemaran Limbah”ujarnya.
Sementara itu dari pihak PT.Daehan Global Nanang dalam sambungan selulernya mengatakan ” nanti kita lihat hasil dari uji Laboratoriumnya,dan nanti kita akan melakukan pertemuan dengan Para Petani dan dinas Terkait untuk persoalan ini.”ucapnya.
(Tholib)



