TAK LOLOS SELEKSI, SEBARKAN ISU KEPALA DESA GELAPKAN BANTUAN

CIANJUR – Kembali seorang kepala desa dilaporkan musuh politiknya karena tidak memenuhi keinginannya.
Beredar kabar bahwa munculnya berita dugaan kades menggelapkan beras bantuan karena adanya ketidak puasan salah seorang calon yang menginginkan menjadi bagian dari elemen desa.
“Saya cuma mau kasih info khusus bagi kepala desa, bilamana saya tidak diperhatikan, pastikan bakal ada masalah dikemudian hari dan akan saya munculkan ke permukaan.
Beredarnya wa itu dalam bahasa sunda diduga menjadi awalnya muncul berita di media sosial.
Karena keinginannya untuk menjadi bagian dari elemen desa tidak terpenuhi, akhirnya berita muncul di media sosial.
Kepala Desa Karya Bakti kEcamatan Cidaun, Sunadi dalam obrolannya mengatakan terhadap media Tipikorinvestigasi bahwa kewenangan penerimaan perangkat desa sepenuhnya ada dipanitia penyelenggara dan saya sebagai kepala desa tidak mau ikut campur dalam hal ini
“Saya hanya perintahkan terhadap panitia agar berlaku adil dan tidak ada intervensi terhadap panitia,” jelasnya.
Kalau pun hari ini saya mendapatkan perlakuan yang kurang baik dan diberitakan lewat media sosial, itu sudah diperkirakan dari awal.
Dan patut diingat pembuat isi berita adalah orang yang sama yang telah dilaporkan warga ke Gubernur jawa Barat kang Dedi Mulyadi (KDM) kaitan dengan penipuan koperasi bodong yang telah merugikan banyak para petani di sekitar wilayah tersebut.
Koperasi PT Krodi yang sampai hari ini keberadaannya tidak jelas diduga kuat telah mencatut beberapa nama warga dengan meminta KTP/KK sebagai persyaratan untuk dijadikan jaminan pinjaman ke fihak BANK.
Semoga aparat penegak hukum bisa melihat kembali keberadaan PT krodi tersebut dan menyeret dalang dibalik semua kejadian tersebut. Yang diduga kuat ada orang pintar yang membekingi PT Krodi tersebut selain oknum J alias K yang juga mengaku dirinya orang media. (ASEP LUKMAN)
Tipikorinvestigasi cjr mitrakerjadesa



