PENDIDIKAN

Pramuka SMK An-Nur Hijaukan Cikahuripan dengan 50 Tunas Kelapa

BOGOR – Semangat menjaga alam dan menanam harapan masa depan menggema di halaman Kantor Destana Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Kamis (30/04/2026). Dalam suasana penuh kebersamaan, digelar kegiatan Penanaman Pohon Tunas Kelapa mengusung tema inspiratif: “Menanam Sekarang Untuk Memetik Besok.”

Kegiatan mulia ini diprakarsai oleh Pramuka Ambalan Prabu Purnawarman – Ratu Shima, Gugus Depan 18-083 – 18-084, Pangkalan SMK An-Nur Klapanunggal, Masa Bhakti 2025–2026.

Sebanyak 50 bibit tunas kelapa ditanam sebagai simbol kepedulian generasi muda terhadap lingkungan, sekaligus warisan hijau bagi masyarakat di masa mendatang.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Desa Cikahuripan Andi Upi, Kamabigus Ahmad Afandi, Ketua Kwartir Ranting Kecamatan Klapanunggal Acep Solihin, Sekretaris Kwartir Ranting Uga Nugraha, perwakilan Destana Ariyanto, Gugus Depan SMK An-Nur Ahmad Sidik, para pembina putra-putri, pembina pelatih Rahmat, perwakilan Gugus Depan SMK Trikarya dan Prima Mulya, kepala dusun, Ketua RT 003, serta RW 022.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa gerakan penghijauan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Di hadapan para anggota Gugus Depan putra dan putri SMK An-Nur, disampaikan bahwa kegiatan penanaman tunas kelapa ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan agar tetap hijau, sejuk, dan tidak gersang.

Selain mempercantik kawasan desa, hasil pohon kelapa kelak juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Cikahuripan.

“Penanaman ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata melestarikan lingkungan yang lebih asri dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini sejalan dengan program Bupati Bogor dan Gubernur Jawa Barat,” disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kelapa dipilih bukan tanpa alasan. Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, pohon kelapa juga kuat, tahan lama, dan memiliki banyak manfaat bagi kehidupan warga.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan karakter melalui Pramuka terus berjalan nyata. Para siswa dibina bukan hanya disiplin dan mandiri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap alam.

Semangat menanam pohon sejak usia muda dinilai penting agar generasi penerus tumbuh dengan kesadaran menjaga bumi.

Ketua Kwartir Ranting Kecamatan Klapanunggal, Acep Solihin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kepala Desa Cikahuripan yang telah menyediakan lahan untuk penanaman bibit kelapa.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah desa yang turut memberikan penyuluhan kepada anggota Pramuka mengenai teknik penanaman, pelatihan, hingga cara pemeliharaan pohon agar tumbuh optimal.

“Kami berterima kasih kepada Kepala Desa Cikahuripan atas dukungan dan fasilitas lahan yang diberikan. Semoga ini menjadi awal gerakan hijau berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi pesan kuat bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana: menanam satu pohon hari ini demi kehidupan esok hari.

Di tengah ancaman kerusakan lingkungan dan perubahan iklim, aksi 50 tunas kelapa yang dilakukan Pramuka SMK An-Nur menjadi simbol harapan bahwa generasi muda masih peduli dan siap menjaga bumi.

Menanam sekarang, untuk memetik besok. Sebuah pesan sederhana, namun penuh makna bagi masa depan Desa Cikahuripan dan Indonesia.(ADS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *