PEMERINTAHAN

Wow, Tiga Kali Terpilih DPD Partai Golkar, Teguh Wahid Turmudi Figur Berelektabilitas Tinggi

BREBES – Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Teguh Wahid Turmudi memperoleh mandat penuh untuk memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Brebes. Politikus yang juga Wakil Ketua DPRD Brebes ini terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Dian Brebes, Kamis,28/08/2025 sore.

Kehadiran pimpinan DPW Partai Golkar Jawa Tengah, yakni Ketua Mohamad Saleh, Sekretaris Fuadi, dan Bendahara Mohammad Syaefudin, turut menyemarakkan sekaligus mengukuhkan legitimasi dari proses demokrasi internal partai tersebut.

“Aklamasi ini bukan sekadar bentuk dukungan, melainkan cerminan konsensus dan komitmen kolektif untuk solid,” ujar Agus Imam Burhanudin, salah seorang pengurus DPD.

Menurutnya, Teguh dipandang sebagai figur perekat yang mampu memimpin target-target ambisius partai menuju Pemilu 2029.

Target jangka panjang tersebut mencakup penguatan konsolidasi hingga level akar rumput, perbaikan sistem pemenangan di setiap daerah pemilihan, serta yang paling konkret: menaikkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Brebes pada Pemilu Legislatif 2029.

Sebagai informasi pada Pileg 2024 lalu, Golkar Brebes berhasil mendudukkan 7 wakilnya di DPRD kabupaten. Meski angka tersebut tergolong stabil, partai berlambang pohon beringin ini menyadari bahwa jumlah itu belum cukup untuk berbicara lebih lantang di parlemen.

Kabupaten Brebes memiliki 50 kursi DPRD, yang berarti Golkar baru menguasai 14 persennya. Untuk itu, strategi jitu diperlukan agar bisa keluar dari “zona nyaman” dan memperluas pengaruh.

Teguh, yang telah malang melintang di dunia politik Brebes sejak lama, menyatakan kesiapan untuk memimpin upaya tersebut. Beberapa langkah strategis telah disiapkan, termasuk memperkuat basis kaderisasi—khususnya dengan mendorong munculnya figur-figur muda—serta melakukan ekspansi ke daerah pemilihan yang selama ini masih lemah.

Dukungan dari tingkat provinsi juga dinilai krusial. “Koordinasi dengan DPW dan DPP terus kami intensifkan. Kehadiran pengurus DPW Jateng dalam Musda ini adalah sinyal positif bagi pendorong daya gerak kami,” tegas Teguh.

Lahir pada 17 Agustus 1980, Teguh bukan hanya memahami dinamika internal partai, tetapi juga menjalankan peran ganda sebagai jembatan antara aspirasi konstituen dan kebijakan legislatif. Posisi strategisnya ini diharapkan dapat menerjemahkan ambisi Golkar menjadi capaian riil.

Dengan konsolidasi yang kuat dan target yang jelas, Golkar Brebes bertekad untuk tidak hanya mempertahankan, tetapi meningkatkan perolehan suara pada lima tahun mendatang. “Kami menargetkan tambahan kursi. Masyarakat Brebes layak dapat representasi yang lebih luas,” tutup Teguh penuh keyakinan.
(Tholib)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *