Abaikan Longsor Bojong Kokosan, Gubernur Jabar Diminta Panggil Bupati Sukabumi

SUKABUMI – Kondisi bukit yang mengapit jalan raya diruas Bojong Kokosan Kecamatan ParungKuda Kabupaten Sukabumi seperti dibiarkan menanti tumbal manusia.
Setelah hampir setahun tidak ada bukti nyata upaya memperbaiki tebingan yang telah awal longsor baik dari Propinsi Jabar maupun pihak Pemda Sukabumi .
” Ini kondusif tebingan sejak longsor sudah setahun lalu tidak ada tindak lanjut pak Gubernur .
Apa menunggu tumbal ada korban saja dulu baru diatasi.
Lalu sejauhmana peran dan tugas pemerintah atas antisipasi kerawanan bagi pengendara lalu lintas menuju Sukabumi .
Ruas Jalan Nasional Sukabumi-Bogor di Kampung Palagan Talang RT. 04/06, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, telah longsor, pada Senin (01/04/2024) malam dan peristiwa ini berarti sudah ulang tahun genap setahun cuma ditutup terpal saja” tegas Bang Gemoy Badahur aktifis anti korupsi kabupaten Sukabumi pada media ,Selasa (23/4).
Lanjut dia,pada saat Peristiwa tersebut terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi, menyebabkan tebing setinggi 15 meter longsor dan menutup jalan selebar 5 meter dengan tinggi longsor 2 meter.
Bayangkan suatu saat ada curah hujan tinggi dan malam hari jalan ini gelap juga kurang PJU sudah dibayangkan bahaya bagi pengendara.
Kedua faktor jalan ini penting dan satu-satunya akses kendaraan utama”papar dia.
Diketahui media saat itu,
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, membenarkan adanya longsor yang menutupi akses jalan Sukabumi-Bogor di Bojongkokosan Parungkuda.
Deden menyatakan bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
“Hujan deras yang mengguyur lokasi kejadian dan sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi menjadi penyebab terjadinya longsor,” ujar Deden.
Hingga saat ini, sejumlah petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat sedang melakukan evakuasi material longsor di lokasi kejadian.
Pantauan media saat itu hingga pukul 21.00 WIB, material tanah dan pohon masih menutupi seluruh ruas jalan, memutus jalur vital yang menghubungkan antara Sukabumi dan Bogor.
Arus lalu lintas terhenti total dan tengah dilakukan upaya evakuasi oleh petugas gabungan untuk membersihkan material longsor agar jalan kembali dapat dilalui.
Warga dan pengguna jalan diimbau untuk menghindari melewati ruas jalan terdampak longsor sampai dengan pembersihan dan perbaikan jalan selesai dilakukan.
( Red03)



