JUSTICIA

Penguna Jalan Keluhkan Kerusakan Jalan Depati H Nangdung

Palembang- Kerusakan Jalan Depati H Nangdung Lingkar Selatan kembali terjadi, Sabtu (7/1/2023). Hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Banyaknya lubang di Jalan Depati H Nangdung Lingkar Selatan sangat dikeluhkan oleh para pengguna jalan. Stakeholder, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan diminta untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya.

Pantauan Tipikor Investigasi.Com di lapangan, kerusakan jalan Depati H Nangdung yang terparah itu berada di dekat Rumah Makan Pindang Palih Jakabaring. Kerusakan jalan juga nanya dijumpai sekian 700 meter dari arah simpang Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin. Selanjutnya disekitar are perumahan OPI Reggensi, Kecamatan Jakabaring.

Menurut laporan dari warga sekitar, kerusakan jalan provinsi ini sudah terjadi sejak lama. Bahkan beberapa kali masyarakat juga sudah mengalami kecelakaan.

Masyarakat sekitar berharap jalan Depati H Nangdung Lingkar Selatan yang tusak itu dapet seger diperbaiki. “Sudah lama jalan itu rusak, tapi sepertinya tidak ada upaya dari pemerintah upaya memperbaiki,” ungkap Kadir (50 tahun), salah seorang warga yang tinggal di sekitar jalan Depati H Nangdung.

Keluhan yang sama juga disampaikan Rini (52 tahun), salah seorang warga sekitar lainnya. Menurutnya, kerusakan jalan yang terjadi di Jalan Depati H Nangdung ini sangat mengancam keselamatan para pengendara motor.

“Jalan provinsi ini badan jalannya sudah berubah menjadi tumpukan batu koral. Aspal di jalan itu sudah berubah menjadi hamparan batu. Ada banyak lubang lubang yang mengangga, apakah harus terus dibiarkan sementara korban jiwa sudah berjatuhan,” ujarnya.

“Kami minta kepada Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan agar menyikapi tentang keluhan warga terkait banyaknya jalan Provinsi di Kabupaten Banyuasin yang rusak sekarang ini.

Hingga laporan ini selesai diturunkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ir. S. A Supriono, belum berhasil diwawancarai wartawan.

ADENI ANDRIADI

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *