JUSTICIA

Penganiayaan Jurnalis Kompas Ranau, Pengadilan Harus Jatuhkan Hukuman Mati Kepada Pelaku

OGAN KOMERING ULU SELATAN-Lima orang jurnalis yang tergabung di dalam organisasi Kompas Ranau, diduga di aniaya oleh orang-orang suruan, di Simpang Sender Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumatera Selatan (Sumsel).

Pengadilan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) harus menjatuhkan hukuman mati terhadap para pelaku terkait penganiayaan lima jurnalis, yang tergabung di dalam organisasi Kompas Ranau yang terjadi pada Senin (26/12/2022) kemarin.

Lima orang jurnalis yang tergabung di dalam tubuh organisasi Kompas Ranau, pengkritik terkemuka terhadap pemerintah daerah, mereka dianiaya di dalam perjalanan pulang menuju ke rumah di daerah ini, Oku Selatan.

Sejumlah pihak mengatakan penganiayaan atas lima orang jurnalis dari organisasi Kompas Ranau merupakan akibat dari “Pembungkaman” dan kasus penganiayaan terhadap jurnalis di Sumatera Selatan (Sumsel) ini, merupakan bukanlah hal baru.

Manuver sejumlah oknum memodernisasi Oku Selatan dan kasus penganiayaan terhadap lima orang jurnalis Kompas Ranau merupakan temuan baru. Aparat penegak hukum tidak diboleh dibatasi saat melakukan penyelidikan penganiayaan terhadap lima orang jurnalis Kompas Ranau.

Hasil temuan media ini dilapangan menyimpulkan bahwa apa yang terjadi pada lima orang jurnalis Kompas Ranau merupakan “Pembungkaman terhadap kritik”.

Publik meminta agar semua pihak yang dicurigai terlibat dalam kasus ini diselidiki atas kasus penganiayaan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) sama sekali belum membantah apakah mereka terlibat dalam kasus tersebut, tetapi sejak 2004, pemerintah daerah setempat mengklaim bahwa sebagai pemerintah daerah, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) sangat mendukung penuh semangat kebebasan Pers di Bumi Serasan Seandanan.

ADENI ANDRIADI

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *