Pemkab Keerom Salurkan DD Tahap I dan BLT DD Tahun Anggaran 2025

KEEROM – Penyaluran Dana Desa (DD) Tahap I dan BLT Dana Desa (2 Triwulan) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Keerom Propinsi Papua menunjukkan perkembangan positif dengan berbagai upaya untuk meningkatkan tata kelola yang professional dan transparan. Penyerahan Dana desa dipimpin langsung Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP Bertempat di gedung Pramuka distrik Arso asiaman. Senin (23/6).
Turut hadir dalam Penyerahan DD diantaranya Wabup Keerom H. Daud, Ketua DPRK Kanisisus Kango, Kapolres Keerom, Forkopimda, SKPD, Pimpinan Bank Papua dan lainnya.
Bupati Keerom Piter Gusbager dalam arahannya berharap para kepala kampung untuk bekerja dengan baik melayani masyarakat.

“Kepentingan saya hanya satu yaitu hanya ingin semua kampung-kampung di Keerom itu maju, kemajuan kampung akan menentukan Keerom yang lebih baik,” pungkasnya.
Sementara itu, PLT. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Marthen M. Asmuruf, S.Pt dalam laporannya menyampaikan Alokasi DD Kabupaten Keerom tahun 2025 sebesar Rp. 81.953.483.000.00,
“Jumlah alokasi Dana Desa tahun 2025 mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 0,03 persen. Adapun penyaluran DD dibagi dalam 2 tahap diantaranya tahap pertama sebesar 60 persen dan tahap kedua 40 persen,” terangnya.
Sambungnya, dalam penyaluran DD tahap I sekaligus BLT untuk 2 triwulan bagi 3057 KPM berjumlah Rp.10.306.307.730.00,- Sesuai instruksi Kepala Daerah.

Menurutnya, penyaluran dana desa itu dilakukan berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Dana Desa, Peraturan Menteri Desa Nomor 2 Tahun 2024, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 108 Tahun 2024 dan Peraturan Bupati Keerom Nomor 19 Tahun 2025 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa.
“Fokus evaluasi kami di tahun 2025 adalah terkait kesesuaian kegiatan dengan rencana pembangunan jangka menegah desa tetapi juga dengan rencana kerja, selanjutnya kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan sertifikasi teknis dan anggaran,” bebernya.
Untuk diketahui, Kabupaten Keerom, Papua, menerima alokasi dana desa tahun anggaran (TA) 2025 sebesar Rp81.953.483000 atau Rp81,95 miliar. Total dana desa tersebut terbagi untuk 91 desa yang ada di Kabupaten Keerom.
Dikutip dari data djpk.kemenkeu.go.id, ada 22 desa di Kabupaten Keerom yang menerima alokasi dana desa TA 2025 lebih dari Rp1 miliar.
Senggi menjadi desa di Kabupaten Keerom yang menerima alokasi dana desa 2025 terbanyak yakni, Rp2.015.430.000 atau Rp2 miliaran.
Berikut ini daftar desa 22 Desa di Keerom yang Terima Dana Desa 2025 Lebih dari Rp1 Miliar:
1. Banda: Rp1.025.783.000
2. Kalifam: Rp1.172.101.000
3. Ampas: Rp1.264.681.000
4. Arso Kota: Rp1.114.563.000
5. Workwana: Rp1.055.769.000
6. Yuwanain: Rp1.233.361.000
7. Asyaman: Rp1.124.588.000
8. Sawabuun: Rp1.511.448.000
9. Molof: Rp1.706.045.000
10. Senggi: Rp2.015.430.000
11. Woslay: Rp1.057.019.000
12. Dubu: Rp1.000.273.000
13. Umuraf: Rp1.023.925.000
14. Embi: Rp1.111.968.000
15. Skanto: Rp1.463.130.000
16. Jaifuri: Rp1.091.630.000
17. Arsopura: Rp1.123.010.000
18. Naramben: Rp1.001.748.000
19. Intaimelyan: Rp1.071.975.000
20. Traimelyan: Rp1.027.614.000
21. Towe Atas: Rp1.018.176.000
22. Yabanda: Rp1.040.766.000
(KRISNASON)



