PEMERINTAHAN

Gerakan Masjid Bersih BAZNAS Lampung Barat Jangkau 15 Masjid

LAMPUNG BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Barat terus memperluas Gerakan Masjid Bersih yang telah berjalan sejak Agustus 2026. Hingga September, program tersebut telah menjangkau sekitar 15 masjid di enam kecamatan melalui kegiatan pencucian karpet masjid.

Ketua BAZNAS Lampung Barat Abdul Rosid mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS menghadirkan manfaat dana infak dan sedekah dalam bentuk yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami ingin dana infak dan sedekah yang dipercayakan kepada BAZNAS tidak hanya dirasakan dalam bentuk bantuan sosial, tetapi juga hadir dalam menjaga fasilitas yang digunakan umat untuk beribadah,” kata Abdul Rosid Sabtu 26/6/2026 via handphone kepada media ini.

Program Gerakan Masjid Bersih telah dilaksanakan di sejumlah masjid di Kecamatan Sukau, Balik Bukit, Batu Brak, Belalau, Sumber Jaya, dan Batu Ketulis.

Menurut Abdul Rosid, masjid yang berada di sepanjang jalur lintas menjadi salah satu prioritas program. Masjid-masjid tersebut tidak hanya digunakan oleh masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi tempat persinggahan bagi warga yang melakukan perjalanan.

“Masjid di jalur lintas memiliki fungsi yang lebih luas. Banyak musafir yang singgah untuk melaksanakan shalat, beristirahat, atau sekadar membersihkan diri. Karena itu, kebersihan masjid menjadi bagian penting dari pelayanan kepada jamaah,” ujarnya.

Selain mempertimbangkan lokasi, BAZNAS juga melihat kondisi karpet sebagai salah satu dasar penentuan masjid penerima layanan. Karpet yang berdasarkan penilaian sudah membutuhkan pencucian menjadi prioritas.

Abdul Rosid mengatakan, kebersihan karpet bukan sekadar persoalan tampilan masjid. Kondisi tempat ibadah yang bersih diharapkan dapat memberikan rasa nyaman kepada jamaah dan mendukung kekhusyukan dalam beribadah.

“Kita ingin orang yang datang ke masjid merasa nyaman sejak pertama kali menginjakkan kaki. Masjid adalah tempat ibadah, sehingga kebersihannya harus menjadi perhatian bersama. Nyaman tempatnya, insya Allah lebih tenang pula jamaah dalam beribadah,” kata Abdul Rosid.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Lampung Barat bekerja sama dengan pengurus masjid dan pihak laundry. Pengurus masjid menjadi bagian penting dalam menentukan kebutuhan pembersihan, sementara proses pencucian karpet dilakukan oleh pihak laundry yang menjadi mitra program.

Gerakan tersebut sekaligus diharapkan dapat mendorong pengurus dan jamaah untuk menjadikan kebersihan masjid sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya ketika ada program pembersihan.

BAZNAS Lampung Barat akan melanjutkan pemetaan masjid yang membutuhkan layanan tersebut, dengan perhatian awal tetap diarahkan pada masjid di jalur lintas dan masjid yang kondisi karpetnya dinilai sudah membutuhkan pembersihan. (DELPAN)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *