Gubernur Jabar Bakal Pidanakan Oknum Kades Minta THR, Soal Lapak Kios Pungli Ciawi Buram Dibiarkan

BOGOR – Gubernur Jawa Barat ,Dedi Mulyadi tegas dengan aksi premanisne oknum Kades meminta THR pada pihak pengusaha di Klapanunggal ,dirinya mengatakan tidak ada kata ampun untuk diproses verbal pelakunya .
Berbeda dengan statemen Bupati Bogor yang terkesan lambat menyerahkan pada birokrasi perangkat daerah dalam pembinaan oknum kades tersebut.
“Semalam sudah kami lakukan pemanggilan yang bersangkutan.
Inspektorat kami minta untuk menindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Termasuk Bu Camat Klapanunggal juga kami panggil semalam” tegas Rudi Susmanto pada media.
Hal lainya dari aduan masyarakat kecamatan Ciawi yakni adanya lapak kios para pedagang setiap tahun dibaru jalan yang seakan dibiarkan dan disewakan oleh oknum tertentu seakan dibiarkan tidak ada penanganan sedikitpun.
” Ya kamipun tentu bangga dengan sikap tegas Gubernur Jabar tidak pandang pula dan komitmen dalam penegakan aturan .
Terkait premanisme dan pungli langsung dibabat tanpa pandang bulu.
Dimana azas hukum dalam penyelenggaraan buka hanya Lis service apalagi berjargon God Government tentunya sarat adanya tertib hukum dan kepastian hukum itu harus nyata bukan omong doang .
Kasus lainnya juga terjadi diwilayah kecamatan Ciawi dan tidak jauh berbeda dengan praktek pungli kecamatan Klapanunggal namun ini bahkan diagendakan tiap tahun dengan mengunakan fasiltas trotoar dan bahkan diatas saluran air.
Lambatnya sikap pemangku jabatan terkait baik kecamatan ,dinas dan bahkan kepala daerah tidak ada langsung melakukan upaya penindakan melalui Satpol PP selaku Gak Perda pada adanya aksi atau praktek sewa menyewa lapak kios untuk berdagang difasiltas umum seperti bahu jalan atau trotoar bahkan diatas saluran yang ditutup dan disewakan lalu apakah itu bukan pungli .
Atau mungkin adanya keraguan itu menimbulkan kecurigaan dan dugaan adanya setoran hasil sewa kios lapak pedagang pada oknum tertentu baik wilayah setempat dan oknum terkait hingga agenda pasar atau kios dadakan ini mulus dan setiap tahunnya diadakan ” tegas Aktifis anti korupsi Bang Galai SiManupak,SH pada media (31/3).
(Red03)



