Drama Politik Dibalik Proyek Pokir Bogor Mulai Terendus, Diduga Aktor Order “Serambi Kanan”

BOGOR – Riak dan gelombang proyek Pokir yang kembali ramai jadi topik perbincangan di Kota Bogor saat ini, menjadi bahan analisa dan kajian dalam metode ilmiah Forum Kajian TARUNA.
Bahkan ketua umum Forum Kajian TARUNA,yang juga tokoh aktifis dan praktisi hukum ,Galai Simanupak SH angkat bicara menyikapi situasi politik di Kota Bogor.
“Kami turut Peduli atas dinamika politik yang ada dan terjadi di Kota Bogor.
Sebab imbas iklim politik Bogor akan terasa hingga pusat Jakarta apalagi presiden RI berada dan tinggal di Bogor .
Namun atas bahan analisa dan kajian kami di Forum Kajian TARUNA ada hal mendasar atas kembali munculnya kasus Pokir Dewan ini seakan tidak murni merupakan aksi gerakan yang didorong dan diorder kepermukaan publik bukan dari hati dan suara murni untuk kontrol layanan umum saja.
Tapi ada iniasi intelektual atas dukungan dan dorongan tokoh sentral yang diduga berporos diserambi kanan .
Mengapa hal ini kami sampaikan agar tentu Trias politica di Kota Bogor terjaga untuk mawas diri dan secara penuh kembali berbenah total pada prinsip dasar dan azas penyelenggaraan pemerintah daerah.
Dimana stabilitas pembangunan itu harus lahir dari inisiatif dan filosofi dasar demi kepentingan Umum bukan pada friksi dan motif kelompok , golongan apalagi keuntungan diri sendiri.
Nah analisa dan akar masalah ini harus dikomunikasikan lagi benang merahnya buka lagi bicara tim sukses juga bicara partai pengusung atau pendukung bahkan Bohir saja tapi perlu dijahit dengan rasa sinergitas bersama pada target dan tujuan pembangunan daerah kedepan .
Sehingga rumusan dan program sejak dari awal Musrembang bisa tepat juga Lokasi anggaran dan capaian pelaksanaan pada azas manfaat dan kualitas pekerjaan proyek bukan bertumpu pada adanya bohir proyek didepan saat pencalonan dan pemenangan konstalasi politik saja”papar Galai Simanupak SH pada media ,Kamis (23/7). (RED)



