KPP Segel Kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor, Desak Tindak Tegas Kontraktor Nakal

BOGOR — Ketegangan mewarnai halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor pagi ini ketika Komunitas Pemuda Peduli (KPP) melakukan aksi penyegelan sebagai bentuk protes keras terhadap dugaan pembiaran oleh pihak Dinas terhadap kontraktor bermasalah, PT. Aulia Berlian Konstruksi, yang saat ini tengah mengerjakan proyek revitalisasi SDN Cimanggu.
Dalam orasinya, Koordinator Aksi KPP, Beni Sitepu, menyampaikan bahwa aksi tersebut adalah bentuk perlawanan atas pelanggaran serius yang tak kunjung ditindak oleh Dinas Pendidikan, khususnya terkait keselamatan kerja dan ketidakwajaran dalam proses pengadaan proyek.
“Kami tidak main-main. Ini bukan sekadar kritik, ini murni bentuk kepedulian terhadap keselamatan anak-anak dan transparansi anggaran negara. Bagaimana mungkin kontraktor yang sudah jelas bermasalah di proyek SDN Gang Aut—hampir mencelakai pekerja dan siswa masih dipakai lagi tanpa evaluasi?” tegas Beni saat menyampaikan pernyataan sikap.

KPP menyoroti kuat adanya dugaan perlindungan internal dari pejabat Dinas Pendidikan Kota Bogor terhadap PT. Aulia Berlian Konstruksi, meskipun telah tercatat melakukan pelanggaran berat terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Ini bukan pertama kali. Di SDN Gang Aut, nyawa hampir melayang karena kelalaian kontraktor. Tapi apa tindakan dari Dinas Pendidikan? Tidak ada. Justru malah memberi proyek baru di SDN Cimanggu. Ini jelas-jelas bentuk pembiaran sistemik,” lanjut Beni.
KPP juga menuding proses pengadaan proyek-proyek di bawah Dinas Pendidikan Kota Bogor sarat dengan ketidakjelasan dan rawan penyimpangan anggaran. Tak adanya sanksi kepada rekanan yang melanggar memperkuat dugaan adanya permainan yang merugikan publik.
“Kita bicara anggaran pendidikan. Kita bicara masa depan anak-anak. Jika prosesnya tidak transparan dan rekanan tidak kompeten, yang dikorbankan adalah kualitas dan keselamatan,” tambah seorang orator dari KPP.
Dalam aksinya, KPP menyampaikan empat tuntutan utama kepada Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota Bogor:
- Pemberhentian sementara proyek revitalisasi SDN Cimanggu hingga dilakukan evaluasi total terhadap rekanan dan pelaksanaan.
- Pemutusan kontrak terhadap PT. Aulia Berlian Konstruksi karena terbukti melakukan pelanggaran K3.
- Pemeriksaan internal terhadap pejabat Dinas Pendidikan yang diduga kuat melindungi kontraktor bermasalah.
- Pelibatan DPRD Kota Bogor untuk membentuk Tim Investigasi Independen demi menjamin objektivitas proses audit dan penyelidikan.
KPP menegaskan bahwa penyegelan ini adalah peringatan awal, dan akan disusul dengan aksi massa yang lebih besar apabila Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota Bogor tidak segera merespons tuntutan secara konkret.
“Jika tidak ada tindakan nyata dalam waktu dekat, kami tidak akan segan membawa kasus ini ke ranah hukum dan lembaga pengawasan pusat. Kami akan kawal sampai tuntas,” pungkas Beni dengan nada tegas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor terkait aksi penyegelan tersebut. Kantor tampak ditutup sementara, dengan aktivitas pelayanan dihentikan pasca aksi demonstrasi.(Agung DS)



