Bahayakan Pengguna Jalan, Komisi III DPRD Balangan Desak BPJN Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Nasional

BALANGAN – Kerusakan jalan nasional di Kabupaten Balangan kembali menuai sorotan. Sejumlah titik berlubang yang dinilai membahayakan pengguna jalan mendorong Komisi III DPRD Balangan mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi langsung ke Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan (BPJN Kalsel).
Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafis Anshari, mengatakan pihaknya datang membawa aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan rusak, terutama di kawasan Rica, Kecamatan Paringin. Ruas tersebut disebut kerap menjadi lokasi kecelakaan akibat permukaan jalan yang berlubang dan tergenang air saat hujan.
“Kami ingin ada penanganan segera agar tidak terus memakan korban,” ujarnya di Banjarmasin.
Selain perbaikan badan jalan, Komisi III juga menyoroti pentingnya pembangunan drainase di titik-titik rawan. Menurut Hafis, genangan air menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan yang semakin meluas.
Anggota Komisi III lainnya, Dimas Febriyandie, menambahkan bahwa usulan perbaikan sebenarnya telah beberapa kali disampaikan, baik kepada Dinas PUPR Provinsi maupun Dinas PUPRP Kabupaten.
Ia berharap percepatan perbaikan bisa dilakukan, termasuk pada ruas Juai–Halong yang menjadi akses vital masyarakat.
Sementara itu, Kasatker P2JN BPJN Kalsel, Hengki Hernawan, menjelaskan secara umum kondisi jalan nasional di Kalimantan Selatan tergolong baik. Berdasarkan data tahun lalu, tingkat kemantapan jalan mencapai 97,52 persen, sementara 2,48 persen sisanya masih dalam kondisi rusak, termasuk beberapa titik di Balangan.Kegiatan NSC
Untuk tahun ini, BPJN Kalsel menargetkan peningkatan kemantapan jalan hingga menembus angka 98 persen. Di Kabupaten Balangan sendiri, tiga ruas yang tengah dalam tahap perbaikan yakni Hamparaya–Mantimin, Mantimin–Paringin, serta Paringin–Padang Panjang, dengan target rampung H-10 menjelang Lebaran.
DPRD Balangan berharap komitmen tersebut dapat terealisasi tepat waktu demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.(AKHMAD SIDIK)



