JUSTICIA

Aneh, Ada Proyek Perbaikan Setu Ciranji Tanpa Plang Proyek?

BOGOR – Terlihat adanya proyek kegiatan perbaikan tebingan setu Ciranji didesa Sinasari kecamatan Dramaga tanpa plang proyek kegiatan.

Hal ini tentu terkesan amat janggal dan menimbulkan pertanyaan publik benarkah anggaran ini resmi sesuai ketentuan pengelolan keuangan negara atau daerah.

Ataukah ada indikasi lain untuk ditelusuri pihak kejaksaan negeri Cibinong dalam hal pengelolan keuangan diakhir tahun anggaran agar tidak ada Silpa ?.

Tampak dipantuan wartawan debit air Setu Ciranji di Kampung Ciranji, RT6, RW2, Desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, ini kering kerontang.

Akibatnya, aliran irigasi yang mengalir hingga ke pesawahan yang ada di dramaga dan sekitarnya menyusut dan tak mendapatkan air.

Tidak adanya aliran air ke pesawahan, membuat para petani bingung mendapatkan air, sehingga lahan pertanian terancam gagal panen.

Dari pantauan tim investigasi setelah dilakukan penelusuran, ternyata penyebab kekeringan Setu Ciranji sedang di rehabilitasi pada sisi tembok penahan tebing nya.

Dari data dan informasi Desa Sinarsari bahwa Setu Ciranji berdasarkan data yang ada di kantor desa, luasnya mencapai 1,3 hektar.

Dan sudah seminggu ini sedang direhabilitasi pada bagian turap dan dinding tembok penahan tanahnya.

“ Ya mandor pak Ipong sedang gak ada pak .

Ini program rehab pihak Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Propinsi Propinsi Jawa Barat, dan bukan program dari desa” kata salah satu pekerja.

Diketahui pula rehab Setu Ciranji tersebut meliputi perbaikan tembok penahan tebingan yang sebagian ambrol.

Dari luas Setu Ciranji dipastikan sudah menyusut bahkan bisa kurang dari satu hektar.

Dimana dahulunya fungsi setu Ciranji adalah untuk mengairi persawahan di seputar kawasan Dramaga, namun sekarang area persawahannya sudah hilang berganti menjadi area perumahan mewah yang berada di seberang Pom Bensin Dramaga serta untuk pembangunan Jalan Lingkar Dramaga (JLD).

Di Desa Sinarsari itu terdapat dua Setu, yang paling luas namanya setu Kampung Tengah di RW 3 dengan mencapai luas hingga 2,3 hektar.

Dan saat ini fungsi kedua setu ini berubah, selain menjadi kantung kantung penampungan air, juga dijadikan empang perikanan oleh warga, mengingat persawahan di Desa Sinarsari dan Dramaga, sekarang sudah tidak ada lagi.

Permasalahan saat ini hal setu Ciranji yakni pihak Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi serta pihak Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBSCC) dan kantor BPN Kabupaten Bogor, agar segera melakukan penegasan dalam menetapkan batas batas lahan Setu Ciranji maupun Setu Kampung Tengah.

Agar kedepannya tidak memunculkan konflik lahan dengan warga yang tinggal didekat setu itu sendiri .

(Red03)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *