SMP Negeri 2 Liwa Diduga Selewengkan Dana BOS

LAMPUNG BARAT – SMP 2 Liwa Kecamatan Balik Bukit Lampung Barat diduga selewengkangan anggaran Dana BOS tahun anggaran 2024-2025, dimana anggaran pemeliharaan Sarana prasarana tidak dilaksanakan sama sekali. Akibatnya kondisi bangunan sekolah tersebut sangat memprihatinkan dan dapat mengganggu proses belajar mengajar.
Selain itu, anggaran pengembangan perpustakaan disinyarir juga menjadi ajang korupsi oknum kepala sekolah. Diduga kuat, penyelewengan dana BOS sudah menjadi kebiasaan yang sudah lama. Bahkan waktu pandemic covid, sekolah ini juga disinyalir menyalahgunakan anggaran BOS.



Dalam laporan pengunaan dana Bos tahun 2024-2025, smp 2 Liwa menerima anggaran Rp 977.898.382, pengembangan perpustakaan Rp 138.058.000, kemudian, pemeliharaan Sarana prasarana Rp 134.569.664.
Berdasarkan hasil investigasi Tim Media Tipikikor investigasi, kondisi bangunan sekolah sangat memprihatinkan, mulai pintu dan jendela yang rusak, plafon banyak yang bolong bolong dan menggantung. Jelas ini sangat membahayakan bagi keselamatan siswa dan guru.

Semetara itu, Kepala sekolah SMP Negeri 2 Liwa Ariani Rosa Lesmana, S.Pd., M.Pd ketika dikonfirmasi di Ruang kerjanya mengklarifikasi bahwa dirinya baru menjabat di SMP 2 Liwa selama 4 bulan, jadi tidak mengetahui kondisi tersebut. “Saya baru 4 bulan pindah di sini pak, saya sampai di sini kondisi gedung itu memang sudah rusak parah ..alhadulillah tahun ini kita mendapat bantuan Revitalisasi tapi belum bisa di perbaiki sesemuanya,” ungkap Ariani Rosa Lesmana.
Sampai berita ini ditayangkan, Oknum mantan kepala sekolah, yang saat ini menjabat sebagai kepsek Smp n 1 Liwa , belum bisa dikonfirmasi. Tim media tipikor Investigasi 3 x menemui, Namun yang bersangkutan selalu tidak ada di tempat. BERSAMBUNG (BUSTAM)



