JUSTICIA

POLSEK CIBEUREUM AMANKAN SEJUMLAH PELAJAR HENDAK TAWURAN DI MALAM HARI

Petugas Polsek Cibeureum, Kota Sukabumi, amankan pelajar berikut barang bukti saat tengah berencana lakukan penyerang. (Sabtu/ (3/7/2022). Sumber foto: Iqbal. S. Achmad.

SUKABUMI -;Diduga hendak lakukan aksi tawuran, sejumlah anak dibawah umur berhasil diamankan petugas Polsek Cibereum, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Sabtu (2/7/2022).

“Benar, kemarin malam sekitar pukul 23.30 WIB, ada 4 orang anak yang kami bawa ke Polsek Cibereum untuk dilakukan pemeriksaan,”Kata Kapolsek Cibereum AKP Suwaji kepada awak media, Sabtu (2/7/2022).

Suwaji menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua sekolah yang diduga hendak melakukan tawuran yaitu SMK di daerah Cisaat dengan SMK di daerah Sukaraja.

“Diketahui mereka akan melakukan tawuran di Flyover Cibereum. Kami juga berhasil mengamankan motor diduga milik pelajar yang berhasil kabur, sebanyak 10 unit motor dan 2 senjata tajam jenis corbek, “Sebutnya.

Masih kata Suwaji, sementara ini dari hasil pemeriksaan Unit Reskrim Polsek Cibereum, diketahui motif dari tawuran antar pelajar adalah, balas dendam.

“Tadi berdasarkan keterangan, bermula dari adanya saling ejek antar siswa, kemudian saling timpa coretan di dinding, yang mengakibatkan mereka akhirnya janjian untuk tawuran, “Ungkapnya.

“Kemudian juga keterangan lainnya, disebutkan bahwa motif balas dendam akibat beberapa waktu lalu, salah satu siswa SMK di Cisaat, ada yang menjadi korban pembacokan,” tambahnya.

Menyikapi peristiwa ini, Suwaji berpesan kepada seluruh orang tua, agar lebih intensif lagi mengawasi pergaulan anaknya.

“Beruntung ini tidak sempat terjadi, sehingga tidak ada korban jiwa. Hingga saat ini kami masih meminta keterangan dari anak yang berhasil diamankan, untuk mengetahui kepemilikan senjata tajam yang ditemukan disekitar lokasi diamankannya para pelajar tersebut, “Bebernya.

Suwaji mengungkapkan, aksi perencanaan tawuran. Selain berstatus pelajar, diantaranya ada di Drou Out (dikeluarkan dari selolah), dan calon siswa yang berasal dari berbagai daerah.

“Diketahui juga, ternyata ini sudah sangat terorganisir sekali. Mereka bukan hanya dari pelajar saja, melainkan juga ada bekas murid yang sudah dikeluarkan dari sekolah, hingga calon siswa. Bahkan untuk domisili juga tersebar dibeberapa lokasi, ada d Jampang Tengah, Cibadak, Citamiang, Goalpara, “Pungkasnya. (Iqbal. S. Achmad)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *