RAGAM

Musdes Klapanunggal Bahas Betonisasi Jalan Cibugis Rp841 Juta

Keluhan Warga Dusun 3 Jadi Sorotan Tajam

BOGOR – Pemerintah Desa Klapanunggal menggelar Rapat Musyawarah Desa (Musdes) Evaluasi Perencanaan Pembangunan Tahun 2026–2027 yang berlangsung di Aula Kantor Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Kamis (7/05/2026). Suasana rapat berlangsung serius, penuh sorotan dan harapan warga terkait kondisi infrastruktur jalan hingga persoalan aktivitas kendaraan berat di wilayah Kampung Cibugis, Dusun 3.

Rapat tersebut membahas rencana pengecoran atau betonisasi jalan Kampung Cibugis RT 005, mulai dari portal menuju arah Goa Lalay, dengan menggunakan dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Tahun 2026 senilai kurang lebih Rp841 juta.

Hadir dalam Musdes tersebut Kepala Desa Klapanunggal Ade Endang Saripudin yang akrab disapa Kades Gonon, jajaran BPD Klapanunggal seperti Arda Wijaya, Nemin, dan Heru, Ketua BUMDes H. Agus, para Ketua RT dan RW Dusun 3, para pengusaha di wilayah Dusun 3, serta staf Pemerintah Desa Klapanunggal.

Dalam penyampaiannya, Kades Gonon menegaskan bahwa pembangunan jalan betonisasi di Kampung Cibugis menjadi langkah penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan rusak akibat tingginya aktivitas kendaraan berat keluar masuk kawasan industri dan usaha di wilayah Dusun 3.

“Pengecoran jalan ini akan dilakukan dari portal menuju Goa Lalay. Ini menjadi prioritas pembangunan karena akses jalan tersebut sangat vital bagi masyarakat,” ujar Kades Gonon di hadapan peserta Musdes.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, rapat juga membahas penerapan Peraturan Desa (Perdes) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Desa. Perdes tersebut disiapkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pendapatan desa demi menunjang pembangunan yang tidak dapat tercover dana desa reguler.

Menurut Kades Gonon, pendapatan desa nantinya akan diarahkan untuk kebutuhan infrastruktur seperti perbaikan jalan lingkungan, pembangunan drainase atau saluran air, hingga penanganan persoalan masyarakat lainnya yang mendesak.

“Kita akan mensosialisasikan Perdes Nomor 5 Tahun 2025 ini agar pengelolaan pendapatan desa tepat sasaran sesuai hasil Musdes dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Dalam forum itu, berbagai keluhan masyarakat Dusun 3 turut mengemuka. Mulai dari persoalan karyawan outsourcing, dampak lalu lalang kendaraan berat di jalan kampung, hingga kekhawatiran warga terhadap kerusakan jalan dan keselamatan lingkungan permukiman.

Sejumlah warga berharap pemerintah desa dan para pengusaha dapat duduk bersama mencari solusi konkret agar aktivitas industri tidak merugikan masyarakat sekitar.

Musdes tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana masyarakat Klapanunggal kini semakin kritis terhadap pembangunan dan tata kelola desa. Warga tidak hanya menuntut pembangunan, tetapi juga transparansi, pemerataan, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat kecil.

Dengan nilai anggaran mencapai ratusan juta rupiah, warga berharap proyek betonisasi jalan Kampung Cibugis tidak hanya menjadi janji di atas kertas, tetapi benar-benar mampu mengubah kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan bertahun-tahun.(ADS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *