PEMERINTAHAN

Ketua Komisi III DPRD Balangan Reses di WIlayah Sungai Tabat Penghalat

Puji Kepedulian masyarakat Desa Inan dan Desa Panggung dalam Merawat Sungai

BALANGAN – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan Hafiz Ansyar mengapresiasi kepedulian masyarakat Desa Inan dan Desa Panggung Kecamatan Paringin Selatan Kabupaten Balangan atas kelestarian ekosistem dan lingkuangan di aliran Sungai Tabat Penghalat. Hal ini diungkapkan saat menggelar reses di wilayah tersebut, Jumat (17/7). Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Anggota LSM Gepak Balangan.

Hafiz Ansyari mengapresiasi langkah positif para pemuda dan masyarakat dalam gerakan peduli sungai. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata edukasi lingkungan di tingkat masyarakat.

“Anak-anak muda yang peduli pada sungai telah memberi contoh bagaimana menjaga alam bisa dimulai dari hal sederhana,” ujar Hafiz Ansyari.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebut sungai bukan hanya sumber air, tetapi juga bagian penting dari identitas dan kehidupan masyarakat di Balangan. Kerusakan ekosistem sungai kerap terjadi akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan maupun aktivitas lain yang kurang ramah lingkungan.

“Kita harus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya sungai bagi masa depan. Selain itu, masyarakat juga perlu diedukasi agar tidak mencari ikan dengan cara disetrum, Diracun atau menggunakan bom, agar ekosistem ikan dan hewan yang ada di sungai bisa terus terjaga dan berkembang biak,” jelasnya.

Hafiz Ansyari menambahkan, peran generasi muda sangat strategis karena mereka dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.

Selain aksi nyata, kegiatan tersebut juga dapat mendorong lahirnya inovasi edukasi berbasis komunitas yang lebih kreatif dan dekat dengan masyarakat.

“Kalau pemuda dan masyarakat konsisten menjaga sungai, maka dampaknya akan terasa sampai jangka panjang, baik untuk kesehatan lingkungan maupun ekonomi masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Ia pun menyatakan siap mendukung kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat luas dalam menjaga kelestarian sungai. Menurut Hafiz Ansyari, gerakan serupa perlu terus diperluas agar semakin banyak generasi muda yang aktif menjadi pelopor peduli lingkungan.

Salah tokoh pemuda setempat melalui reses ini, meminta kepada pemerintah agar memperhatikan irigasi serta bangunan jalan tani, hal ini diharapkan bisa membantu petani. Keberadaan irigasi dan jalan tani sangat penting untuk peningkatan produksi pangan.

Selain itu, ia juga mengharapkan pemerintah juga melakukan normalisasi sungai Tabat Penghalat, agar aliran sungai lancar dan dapat mengendalikan banjir.

Kegiatan Reses inipun ditutup dengan kegiatan mencari ikan di Sungai Tabat Penghalat, dan makan Bersama hasil tangkapan ikan. (AKHMAD SIDIK)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *