PROFIL

Dewi Ayu Suminar, Dapuk Ketua DPD APPSI Kabupaten Bogor

Merobek Kebuntuan Eksistensi Pasar Tradisional

BOGOR – Setelah dilantik, pada Jumat (29/8) kemarin maka harapan dan tumpuan para pedagang dipasar tradisional dikabupaten Bogor akan hak dan eksistensi mereka kedepan maju dan makin sejahtera dipertaruhkan.

Pantuan dan hasil informasi yang dihimpun media pada isi sambutan Ketua DPD APPSI Kab. Bogor,Dewi Ayu Suminar selaku Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APPSI) Kabupaten Bogor resmi dilantik di Gedung Tegar Beriman pada Jumat (28/8/2026) amat menarik disimak.

Dimana tampak ruangan dan peserta yang hadir turut menjadi babak baru dalam upaya penguatan ekonomi dan tata kelola pasar pada daya saing untuk kesejahteraan para pedagang pasar di wilayah Kabupaten Bogor.

“Saya tentu kedepan dengan dukungan dan komitmen kita bersama membutuhkan satu kerjasama yang solid dan kompak.

Dimana tentu komitmen untuk membawa perubahan besar bagi wajah pasar tradisional.

Dan kita inginkan ada transformasi pasar agar mampu bersaing di era modern dengan mengedepankan konsep pasar yang bersih dan sehat.

Setelah itu kita buat program kerja dan agenda lanjutan atas rencana aksi DPD APPSI tentu dengan terukur dan terarah pada program tahunan dan evaluasi serta monitoring”ujar Dewi Ayu Suminar.

Selain itu ,pada prosesi acara ada
Penyerahan Bendera Petaka Kepada Ketua DPD APPSI Kab. Bogor, (Dewi Ayu Suminar).

Di lain hal ,Dewi Ayu Suminar juga menargetkan agar menjadikan pasar tradisional menjadi pasar yang modern, bersih, dan sehat.

Kita ingin membangun perekonomian yang berkelanjutan sehingga pedagangnya bisa naik kelas.

Selain pembenahan fasilitas fisik, APPSI Kabupaten Bogor juga menaruh perhatian serius pada reformasi tata kelola pasar.

Ketua DPD APPSI Kabupaten Bogor,Dewi Ayu Suminar menyatakan siap melakukan pembinaan dan pengawasan guna memutus mata rantai praktik ilegal yang selama ini merugikan pedagang, seperti pungutan liar (pungli) dan mafia pasar.

Dan untuk bersama-sama mengayomi para pedagang dan mencari solusi yang konkret.

Harus ada upaya memutus mata rantai pungli dan mafia pasar dengan cara membangun ekosistem pasar yang sehat dan adil.

Serta untuk menciptakan stabilitas dan keadilan dalam berusaha, APPSI berencana memantau penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta mengupayakan penyeragaman harga agar persaingan antar-pedagang berjalan sehat dan tidak merugikan konsumen.

Langkah ini diharapkan dapat merangkul seluruh lapisan pedagang pasar di Kabupaten Bogor demi mewujudkan kesejahteraan bersama dalam meraih kesempatan dan kesejahteraan bersama-sama.

(AB)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *