PROFIL

Siap Pimpin DPC Demokrat Brebes, Asrofi jadi Kandidat Kuat

BREBES – Bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Brebes memanas. Bakal calon kuat, Asrofi, resmi mendeklarasikan kesiapannya maju dalam Musyawarah Cabang (Muscab) mendatang. Deklarasi itu disampaikan langsung di hadapan puluhan kader dan awak media, Senin, 4 Mei 2026, di kediaman pribadinya, Pulosari, Kabupaten Brebes.

Langkah Asrofi bukan sekadar wacana. Dukungan dari akar rumput mengalir deras. Dari total 17 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Brebes, Asrofi telah mengunci dukungan mayoritas.

“Per hari ini, sudah 9 PAC menandatangani surat dukungan resmi secara tertulis. Saat wawancara ini berlangsung, 3 PAC lagi menyatakan siap tanda tangan di hadapan kader dan media. Jadi total 12 PAC sudah bulat mendukung Pak Asrofi,” tegas salah satu anggota tim pemenangan Asrofi dengan nada optimistis.

Gelombang dukungan ini disebut sebagai sinyal kuat bahwa kader menginginkan perubahan total di tubuh Demokrat Brebes. “Teman-teman PAC solid. Ini bukan dukungan di atas kertas, tapi bukti nyata bahwa kader sudah muak dengan jalan di tempat. Mereka percaya Demokrat Brebes harus bangkit, dan Pak Asrofi adalah nakhodanya,” lanjutnya.

Kader: Kami Butuh Pemimpin yang Turun, Bukan yang Nongol Saat Butuh Suara

Sejumlah ketua PAC yang ditemui blak-blakan menyebut alasan di balik dukungan ke Asrofi. Faktor kedekatan dan konsistensi jadi kunci.

“Kami butuh pemimpin yang mau turun ke bawah, bukan yang cuma nongol saat butuh suara. Pak Asrofi sudah membuktikan itu. Dari Brebes selatan, tengah, sampai utara, beliau rawat ranting. Itu yang tidak dimiliki calon lain,” ungkap salah satu ketua PAC yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Seorang kader senior yang hadir pun tak ragu melontarkan apresiasi terbuka. “Saya sebagai kader Demokrat Brebes berterima kasih kepada Bapak Asrofi. Beliau punya niat baik dan tulus untuk membesarkan partai di kota ini. Kami tidak butuh janji manis. Setelah terpilih nanti, beliau harus sungguh-sungguh buktikan Demokrat bisa lebih baik dari hari ini,” ujarnya lantang.

Ia juga menegaskan Demokrat Brebes harus menjadi rumah besar. “Siapapun yang mau mendaftarkan diri, yang mau masuk ke partai kita, pintu selalu terbuka. Tapi ingat, masuk untuk berjuang, bukan untuk numpang nama. Insya Allah dengan kepemimpinan yang benar, Demokrat Brebes akan kembali disegani.”

Weri Suroso Tegas: Muscab Jangan Diintervensi, Kader Sudah Cerdas

Di tengah derasnya dukungan, Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Brebes, Weri Suroso alias Mbah Roso, melempar peringatan keras. Ia mengaku mencium aroma tak sedap soal potensi intervensi dalam Muscab DPC Demokrat Brebes.

“Baru semalam saya dengar ada informasi intervensi. Saya belum tahu pastinya siapa dan dari mana. Tapi pesan saya tegas untuk pengurus DPC Brebes: jangan sampai terjadi. Kalau sampai terjadi, kita harus introspeksi. Kenapa partai sebesar ini masih bisa diacak-acak?” tegas Mbah Roso.

Ia mengingatkan, Muscab adalah forum tertinggi di tingkat cabang yang harus dijaga marwahnya. “Persaingan itu wajar, tapi harus sehat. Jangan ada tekanan, jangan ada titipan, jangan ada jual-beli dukungan. Kader sudah cerdas. Biarlah suara PAC dan ranting yang menentukan, sesuai AD/ART. Jangan kotori rumah kita sendiri,” imbuhnya dengan nada tinggi.

Meski isu intervensi berembus kencang hingga ke wilayah selatan, Mbah Roso menyatakan tak gentar. “Kalau secara pribadi itu hak mereka mau manuver. Saya siap untuk apapun yang terjadi. Yang penting satu: jaga marwah partai. Demokrat bukan milik perorangan,” tandasnya.

Asrofi: Saya Tidak Mau Banyak Janji, Biar Kerja yang Bicara

Menanggapi solidnya dukungan dan isu yang beredar, Asrofi memilih merendah. Ia belum membeberkan detail program kerja, namun menegaskan komitmennya membenahi Demokrat dari hulu ke hilir.

“Niat saya maju jelas: memperkuat struktur sampai ranting dan mengembalikan kejayaan Demokrat di Brebes. Kuncinya konsolidasi internal dan kembali dekat dengan rakyat. Kita buka pintu selebar-lebarnya untuk anak muda, tokoh masyarakat, petani, pedagang, yang mau berjuang lewat Demokrat,” ucap Asrofi.

Ia menutup pernyataannya dengan nada berapi-api. “Saya tidak mau banyak janji. Biar kerja yang bicara. Dengan dukungan 12 dari 17 PAC ini, saya optimistis bisa menang sekaligus menyatukan seluruh elemen. Kalau Allah meridai dan kader percaya, saya siap total, habis-habisan membesarkan Demokrat Brebes. Target kita jelas: menangkan 2029, dan kerja itu dimulai dari sekarang.”

Peta Politik Memanas, Muscab Jadi Pertaruhan Marwah

Hingga berita ini diturunkan, agenda resmi Muscab DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes belum diumumkan DPD Jateng maupun DPP. Namun, manuver para tokoh dan suhu politik internal yang kian memanas menandakan pertarungan menuju kursi Ketua DPC sudah tak terhindarkan. Beberapa nama lain dikabarkan mulai gerilya merapat ke PAC dan ranting, menawarkan program hingga janji politik. Namun sejauh ini, Asrofi unggul telak dalam peta dukungan akar rumput.

Sumber internal partai menyebut, solidnya 12 PAC ini bisa menjadi penentu. “Secara matematika politik, 12 dari 17 PAC itu sudah lebih dari 70 persen. Tinggal dijaga soliditasnya sampai hari H Muscab. Kalau tidak ada operasi senyap atau tekanan dari atas, Pak Asrofi sulit dibendung,” ungkap sumber tersebut.

Pengamat politik lokal menilai, Muscab Demokrat Brebes kali ini bukan sekadar perebutan kursi ketua. “Ini pertaruhan marwah. Apakah Demokrat Brebes mau dipimpin oleh kader yang tumbuh dari bawah, atau kembali dikendalikan oleh elite yang jauh dari akar rumput. Pernyataan Mbah Roso soal intervensi itu sinyal bahwa ada yang tidak beres. Publik dan kader sedang mengawasi,” ujarnya.

Di akhir wawancara, Asrofi kembali menegaskan sikapnya. Ia meminta seluruh kader tetap tenang, tidak terpancing isu, dan fokus pada kerja nyata di masyarakat. “Demokrat harus kembali ke khittah: partai tengah, partai rakyat, partai yang berkoalisi dengan nurani. Muscab harus jadi ajang adu gagasan, bukan adu kekuatan modal atau lobi. Siapapun yang menang nanti, tugasnya cuma satu: besarkan partai, menangkan rakyat,” pungkasnya. (Tholib)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *