PEMERINTAHAN

Pasca Dipecat Presiden Elektabilitas & Citra Positif Purbaya Naik, Dukungan Tampil Pilpres 2029 Menguat

BOGOR – Arus bawah dan dukungan simpatik masyarakat makin terbentuk atas dipecatnya menteri Keuangan RI,Purbaya Yudhi Sadewa.

Manteri yang lahir dan dibesarkan di Bogor itu dinilai publik memiliki rating dan rekam jejak baik meniti karirnya jelas dari bawah .

Komentar aktifis Forum Kajian TARUNA,Hartanto Basaribu SH, kejadian pemecatan menteri yang dinilai kritis dan berani tegas mengungkap praktek mafia perpajakan dan cukai hingga para mafia semaput dibuatnya.

” Amat disayangkan dan tentu menjadi cermin tolak ukur adanya simpatisan dan dukungan arus bawah pada pemecatan menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa .

Dari analisa dan kajian kami hal ini tentu menjadi sorotan tajam atas pemerintah saat ini.

Dimana sosok jujur dan berani itu tidak lagi berada dikabinet pemerintah Prabowo – Gibran .

Dan dalam catatan setahun terakhir menjabat mantan menteri keuangan Purbaya mampu menumbuhkan dan menciptakan stabilitas ekonomi makro dan mikro ditanah air.

Walau memang gaya bicara dan retorika Purbaya itu sering menghantam gunung karang para mafia dan petualang pajak dan cukai dalam gebrakan prioritas awal kepemimpinannya”ujar Hartanto Basaribu SH .

Dari presdiksi dan analisa lokal dan nasional ,dampak atas pemecatan Purbaya ini tentu menjadikan parameter bagi embrio lapisan kritis baik mahasiswa dan aktifis untuk bergerak kembali .

” Dalam analisa dan kajian kami dalam 6 bulan kedepan tentu efek dan dampak dari kejadian ini akan memicu gerakan dan aktivitas mahasiswa kampus menguat.

Dan prediksi kami gelombang massa makin aktif mencermati setiap program dan kebijakan pemerintah pusat.

Bahkan tidak menutup kemungkinan fase akumulatif atas aksi gelombang itu pada titik puncak koreksi total suksesi kepemimpinan nasional ” papar dia.

Perlu diketahui dalam catatan media,
Statemen Cak Nun soal 5 gunung meletus ternyata menjadi pada tahun 2026.

Dimana pernyataan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) mengenai lima gunung meletus yang kembali viral di media sosial dengan makna filosofis dan kiasan.

Dimana isi dan Konteks Cak Nun menyebutkan metafora jika ada lima gunung meletus bersamaan atau bergantian,maka garis keturunan raja Nusantara yang akan memimpin NKRI.

Dimana terah raja ini akan mengemban amanat dan peran strategis untuk membangun masa depan serta peradaban baru pasca-letusan.

Penjelasan tersebut merupakan pandangan kultural, sosiologis, dan refleksi masa transisi, bukan sebagai ramalan ilmiah atau kepastian bencana.

(AB)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *