PENDIDIKAN

Humas Yayasan Tarbiyatul Huda ,Soal Bantuan Hibah Tunjuk Pimpinan Ponpes

Bogor – Adanya keanehan dan temuan soal penerima hibah dan bantuan keuangan Jabar tahun 2022 mulai terkuak.

Bahkan dari sumber penerina dana hibah dan bantuan keuangan provinsi Jabar itu ada peran seseorang yang selaku koordinator yang membantu mengurusnya .
Sumber salah satu pesantren penerima bantuan hibah Yayasan Rahmatan Lil Al-Amin ,AS mengatakan pernah didatangi seseong mengaku bernama Yadi ,berciri memakai sarung pada awalnya.

” Kami harus bagaimana pak ,jika ada lagi yang menawari bantuan dari Jabar .Dia awalnya pernah datang ke Ponpes dan menawarkan bisa membantu pengajuan ke Jabar waktu itu.Kami Proposal memang 1,Milyar untuk dua alokasi namun hanya menerima Rp.75 juta ” aku AS pada wartawan .

Sumber lain dari SMKN Taruma Negara ,HL pernah juga ditawarkan seseorang yang mengaku selaku koordinator pesantren dan bisa mengutus bantuan hibah dan keuangan di Jabar, bahkan saat 2021 hingga kini pihaknya belum juga menerima bantuan .Kami mengajukan proposal Rp.381.667.000,-
Tapi tidak menerima dana alias nol,papar HL.

Yang aneh dan janggal yaitu adanya Alamat yang berbeda dan pernyataan humas bahwa urusan dana hibah itu dipucuk pimpinan yayasan ponpes .

Benarkan informasi ini termasuk ranah rahasia yang tidak boleh diketahui publik .

Tim investigasi LSM KPKN ( Komunitas Pemantau Korupsi ) Nusantara ,BAI ( Badan Advokasi Indonesia ) dan gabungan media mendatangi Yayasan Tarbiyatul Huda, Dikampung Legok Nyenang Desa Pancawati dan humas tidak berada ditempat padahal sudah dikontak untuk bertemu ,menurut staf kantornya saudara Iman,wakil Pimpinan Ponpes ,Supriyadi sedang berada diluar.
Pada Sabtu (28/1) melalui telepon didapatkan keterangan perihal dana hibah dan besarnya itu urusan pimpinan Ponpes Tarbiyatul Huda.

” Saudara ini tidak beretika hingga kok menelpon saya hingga berkali-kali.

Saya juga punya waktu dan hak privasi” ujarnya ditelepon .
Hal lainya dia mengakui aktif dalam forum pesantren dan aktif dibeberapa organisasi Dikabupaten Bogor dan amat sangat sibuk ,pungkas dia.

Anehnya saat dilacak alamat penerima hibah Rp.552.540.000- ini berada dikampung Citeko RT 2/05 pada daftar penerima hibah Propinsi Sedangkan sejatinya berada ,Jl. Veteran I Kp. Legok Nyenang RT 01/09, Pancawati, Kec. Caringin.

Atas fakta dan data tersebut pihak LSM KPKN ( Komunitas Pemantau Korupsi Nasional ) meminta Kejati dan pihak penyidik menelusuri penerima hibah dan keuangan Jabar hingga turut pula memanggil Yayasan Tarbiyatul Huda atas hibah dana Gubernur Jabar dan peruntukannya agar jelas dan transparan ” tegas bung Rojer pada wartawan .
( Red03)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *