Fokus Pembangunan TPT & Saluran Demi Warga Desa Ciherang

BOGOR – Pihak Pemdes Ciherang kecamatan Dramaga bersama unsur Muspika pada Rabu, 13 November 2024 melakukan Kick Of Pelaksanaan
program bantuan keuangan infrastruktur desa dari pemerintah Kabupaten Bogor, yang dikenal dengan program satu miliar satu desa (Samisade) secara resmi dimulai pembangunannya di desa Ciherang dan difokuskan pada pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sungai dan saluran rawa. Turut mendampingi Camat Dramaga dalam launching kick off pembangunan tersebut, Kepala Desa Ciherang, Suherwin SH, Kapolsek Dramaga, AKP Hartanto Rahim, Danramil Ciomas, Chb (K) Zurnalita, Sekcam Dramaga, perwakilan dari UPT Jalan dan Jembatan, Babinsa, babinkamtibmas, Kanit Polsek Dramaga, para ketua RTRW dan tokoh masyarakat serta tokoh agama desa Ciherang.
Kepala Desa Ciherang, Suherwin SH saat diwawancarai media mengatakan bahwa kick off bantuan keuangan infrastruktur desa tahun ini di desa Ciherang difokuskan untuk membangun TPT di aliran sungai Ciapus dan aliran Rawa.
“Biaya bantuan tahap I sebesar Rp 600 juta digunakan untuk membangun TPT di Sungai Ciapus yang berlokasi di RT 005 & RW 006 dengan volume Panjang 165 meter dan Tinggi 3 meter.
Dan Tahap II sebesar Rp 400 juta digunakan untuk pembangunan TPT saluran Rawa di RW 008 & 009 Rawakalong Ciherang dengan volume Panjang 534 meter dan Tinggi 1 meter,” jelas Erwin.
Dipaparkan ,Erwin dikerjakan dengan sistem Swakelola, sehingga dapat menyerap tenaga kerja, warga masyarakat dari wilayah RTRW di desa Ciherang.
“Pengerjaan proyek ini kita pakai Swakelola, kita berdayakan masyarakat, sehingga dapat menyerap tenaga kerja .
Dengan dibangunnya TPT ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Ciherang, khusunya yang berada dekat aliran sungai Ciapus dan saluran rawa di Rawakalong tidak khawatir lagi kebanjiran saat sungai tersebut meluap dikala hujan”jelasnya.
Sementara Camat Dramaga, Atep S Sumaryo mengatakan bahwa pembangunan TPT ini menurut informasi sudah dikomunikasikan dengan dinas PUPR, karena berada pada aliran sungai yang kewenangannya ada di PUPR, saya hanya ingin menegaskan harus ada oret – oretan hitam di atas putih, agar pada saat pelaksanaan sampai dengan selesainya kegiatan ini sudah memenuhi persyaratan.
“Meskipun pada tahun ini pengajuan anggaran Samisade agak terlambat, kita tetap optimis pembangunan TPT ini dapat diselesaikan dengan waktu yang sudah ditentukan. Dan ketika pembangunan proyek ini selesai, masyarakat dapat merasakan aman, nyaman tidak khawatir lagi kena banjir,”ujarnya.
Menurut informasi lanjut Atep, tebingan pada aliran sungai Ciapus sudah selebar 4 meter yang tergerus air sebagai dampak sungai tersebut sering meluap dikala hujan, dan warga kerepotan dengan air bah yang menyebabkan banjir ke rumah mereka.
“Kita berharap dengan dibangunnya TPT ini menjadi solusi, masyarakat tidak was – was lagi kebanjiran.
Dan kita juga berharap program samisade ini tetap dipertahankan oleh Bupati Bogor yang akan datang bahkan dapat dinaikan, karena program ini manfaatnya nyata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,”tegas Atep.
Kemudian senada dengan Camat, Danramil Ciomas, Chb (K) Zurnalita dalam kesempatan itu ia mengingatkan dalam kegiatan ini terkait dengan administrasi.
“Jadi jangan sampai kegiatan kita sudah maksimal, sudah nyata adanya, bermanfaat buat orang banyak tetapi administrasinya ada yang salah atau administrasinya ada yang kurang, akhirnya pekerjaan itu ada masalah,” katanya.
Selanjutnya Kapolsek Dramaga, AKP Hartanto Rahim juga sama mengingatkan dalam pembangunan proyek TPT yang dimulai hari ini, sesuai dengan apa yang telah diajukan, ukurannya, speknya dan lain – lain pada akhirnya tidak ada urusan dengan hukum dan ini nyata sesuai tujuan program Samisade itu sendiri dalam pencapaian kesejahteraan bersama.
” Ya Kita berharap konstruksi bangunan TPT ini setelah selesai sesuai dengan apa yang telah diajukan dari perencanaan dan pelaksanaan ” pungkas dia.
Sementara itu Kasi yang membidangi kegiatan ini didesa Ciherang ,Nanang memberikan komentarnya.
“Ya tadi kami Kick Of pada kegiatan program Samisade saat ini bernama Bankeu ( bantuan keuangan) tahun
2024 didesa Ciherang itu mengalokasikan untuk kegiatan tembok penahan tanah ( TPT) dan saluran rawa, dimana kegiatan ini dapat bermanfaat untuk menghindari adanya dampak banjir serta erosi agar tidak terjadinya tanah longsor.
Sebab lokasinya dekat dengan sarana ibadah dan hunian masyarakat.
Hal lainnya agar menciptakan rasa keamanan dan kenyamanan serta terciptanya lingkungan yang sejahtera.
Kami mewakili warga desa Ciherang amat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan pemkab Bogor .
Terkait sumber dananya berasal dari bantuan keuangan infrastruktur dengan nilai adalah 1 Miliar dari Pemkab Bogor ” ucapnya.
(Agusbagja)



