PENDIDIKAN

Diseminasi Dan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka di MTSN 6 Ngawi

Ngawi — Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam. Konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam proses pembelajaran, guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Didalam Kurikulum Merdeka, terdapat projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila. Projek ini dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Ngawi, Drs. Sunarto, M.Pd.I., membuka kegiatan sosialisasi Kurikulum Merdeka di Gedung Aula MTsN 6 Kedunggalar. Acara Sosialisasi ini diadakan selama 5 hari yaitu pada Hari Senin 25 Juli 2022 sampai Hari Jumat 30 Juli 2022 diikuti oleh seluruh guru MTsN 6 Ngawi dan KKM se Kecamatan Kedunggalar.

“Kurikulum di dunia Pendidikan, berlangsung secara bertahap seperti dulu. Dari Kurikulum KTSP, Kurikulum 2013, dan sekarang Kurikulum Merdeka, tentunya semua itu ada proses dan tahapan-tahapannya. Hal ini untuk menjadikan pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik lagi dan di MTsN 6 Ngawi Kurikulum Merdeka ini sudah mulai kita sosialisasikan,” ujar Sunarto. (25/7).

“Untuk itu, para guru yang mengikuti sosialisasi Kurikulum Merdeka ini, ikutilah dengan serius dan sungguh-sungguh karena para guru yang nantinya akan melahirkan dan mencetak generasi muda yang unggul dan berprestasi,” tambahnya.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan materi tentang sosialisasi Kurikulum Merdeka. (San*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *