Gelar Pisah Sambut DPU Brebes, Dani Asmoro dan Sutaryono Pesan Pelayanan Publik Ditingkatkan

BREBES – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes menggelar acara pisah sambut yang berlangsung hangat dan akrab, menandai resmi bergabungnya Dani Asmoro, S.T., M.T. sebagai Kepala Dinas yang baru. Acara tersebut juga menjadi momen penghormatan dan ucapan terima kasih kepada Kepala Dinas sebelumnya, Sutaryono, S.H., M.Si.
Acara yang dipenuhi suasana kekeluargaan tersebut menampilkan Dani Asmoro yang berdiri di atas panggung, mengenakan kemeja putih berlogo DPU, didampingi oleh seorang wanita yang kemungkinan adalah istrinya, yang juga resmi menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita DPU Kabupaten Brebes. Latar belakang panggung dihiasi spanduk besar berwarna kuning bertuliskan ucapan “Selamat Datang dan Selamat Bergabung Kembali” untuk Dani Asmoro.
Penghormatan Penuh Humor untuk “Senior”
Dalam sambutannya, Dani Asmoro menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan yang mendalam kepada Sutaryono. Ia dengan tulus menyebut Sutaryono sebagai “Senior Saya,” “Pembimbing Saya,” dan “Guru Saya”.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan yang eks Kepala Dinas PU,” ujar Dani, merujuk kepada Sutaryono yang kini menjabat di Dinas Pendidikan.
Momen paling berkesan adalah ketika Dani berkelakar mengenai pelajaran yang ia dapat dari seniornya tersebut. Ia menyebut Sutaryono sebagai guru yang mengajarkan segala hal, “baik yang baik maupun yang buruk.” Pernyataan ini disambut tawa ringan dan hangat dari hadirin, menunjukkan kedekatan emosional antara kedua pejabat tersebut dan suasana yang santai.
Pesan Kekompakan dan Pelayanan Masyarakat
Tidak hanya serah terima jabatan, acara ini juga dimanfaatkan Dani Asmoro untuk menyampaikan pesan penting kepada seluruh jajaran DPU Brebes. Ia memuji kinerja dan sinergi seluruh staf yang telah membantu kelancaran tugas-tugas dinas.
“Apalah artinya (pimpinan) tanpa panjenengan-panjenengan semuanya. Yang hebat adalah panjenengan semuanya,” tuturnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan persaudaraan. Dalam nada santai namun tegas, Dani berpesan agar tidak ada ‘sikut-sikutan’ atau rasa iri terkait masalah rezeki.
Di akhir pesannya, ia kembali mengingatkan fungsi utama DPU sebagai dinas infrastruktur yang berhadapan langsung dengan publik. Ia menegaskan bahwa pelayanan masyarakat tidak bisa dihadapkan dengan ketersediaan uang. “Kalau masyarakat sudah menghendaki, ini menjadi sesuatu yang urgensi bagi kebutuhan masyarakat, mau tidak mau harus diselesaikan,” tutupnya, disambut seruan “Siap! Mantap ya!” dari hadirin.
Perkenalan Penuh Keakraban dengan Staf DPU
Di sela sambutannya, Dani Asmoro juga melakukan perkenalan beberapa staf, menyoroti suasana kerja yang akrab. Ia memperkenalkan Pak Wawan yang baru pertama kali bekerja di lingkungan tersebut meskipun sudah sering berkolaborasi, serta Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian, Pak Dika, beserta istri.
Sapaan Dani kepada Pak Dika yang menggunakan logat khas daerah, seperti “Ya padhÄ“, Pak, aku ngerti asli. Ya ngendi-ngendi padhÄ“. Masih sama,” sukses mengundang tawa, memperkuat kesan bahwa perkenalan resmi ini berlangsung sangat cair dan penuh kehangatan kekeluargaan.
(Tholib)



