RAGAM

Pembagian Beras Bansos di Desa Nambo Berjalan Tertib dan Tepat Sasaran

BOGOR — Sebanyak 677 Kepala Keluarga (KK) di Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, mendapat bantuan sosial berupa beras dalam program distribusi Beras Bansos yang berlangsung dua hari, dimulai hari ini, Rabu (30/07/2025). Dalam pembagian hari pertama, bantuan diberikan kepada 348 KK dari Dusun 1 dan Dusun 2, sementara sisanya dari Dusun 3 dan Dusun 4 dijadwalkan menerima esok hari.

Masing-masing kepala keluarga menerima 20 kilogram beras kualitas premium. Dari pantauan Media Tipikor Investigasi, kegiatan pembagian berjalan dengan sangat tertib, lancar, dan terorganisir, tanpa kericuhan maupun antrean berdesakan. Proses pembagian berlangsung di teras Kantor Desa Nambo, yang dijadikan pusat distribusi.

Sebelum beras dibagikan, perangkat Desa Nambo melakukan pengecekan data penerima secara ketat. Masing-masing warga diminta membawa dokumen identitas dan dokumen penerima bansos yang difoto langsung oleh petugas desa. Hal ini dilakukan agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran, sesuai dengan daftar penerima resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

“Semua warga yang menerima bansos beras ini sebelumnya sudah kami data. Saat datang ke lokasi, mereka kami minta menunjukkan bukti dokumen, dan langsung kami cocokkan. Tidak bisa sembarangan,” ujar Siswo, KAUR Kesra sekaligus Ketua Koordinasi Pembagian Bansos Beras.

Pembagian bantuan turut dipantau langsung oleh jajaran pemerintahan desa dan aparat keamanan. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Desa Nambo, Nanang, SE, yang diwakili oleh Ida Hasanah, istri Kades, serta Babinsa Desa Nambo, Iwan Setiawan, dan Bhabinkamtibmas, Priyatna.

Dalam keterangannya, Ida Hasanah menegaskan bahwa program bansos ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang masuk dalam kategori ekonomi bawah, dan harus disalurkan secara adil dan merata.

“Kami pastikan, warga yang terdata sebagai penerima bansos semuanya mendapatkan jatah beras secara merata. Tidak ada tebang pilih. Ini bantuan dari Dinas Sosial, jadi kita hanya menyalurkan sesuai data yang sah,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Salah satu warga penerima bantuan, Ibu Emi, menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya saat menerima bantuan tersebut.

“Harga beras sekarang mahal sekali, dan penghasilan saya tidak menentu. Alhamdulillah, beras bansos ini sangat membantu keluarga kami. Selain jumlahnya banyak, kualitasnya bagus. Bersih, pulen, tidak apek, dan tidak ada kutunya. Terima kasih,” ungkapnya sambil tersenyum.

Respons positif juga datang dari warga lainnya yang mengaku sangat terbantu di tengah situasi ekonomi yang menantang akibat kenaikan harga bahan pokok belakangan ini.

Sesuai jadwal, pembagian beras bansos akan dilanjutkan esok hari, Kamis (31/07/2025), bagi 329 KK dari Dusun 3 dan Dusun 4. Pemerintah Desa Nambo memastikan bahwa teknis distribusi akan tetap sama, dengan sistem pendataan ketat dan pengawasan langsung.

Kegiatan pembagian beras bansos di Desa Nambo mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan media. Dengan sistem yang tertib, transparan, dan diawasi, Desa Nambo menjadi contoh pelaksanaan bansos yang dapat mencegah penyelewengan, sekaligus memastikan bahwa bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.

“Kami tidak hanya membagikan bantuan. Kami ingin memastikan keadilan dan tanggung jawab publik. Ini uang rakyat, dan harus sampai ke rakyat,” tutup Siswo, KAUR Kesra yang sekaligus bertanggung jawab penuh atas kegiatan bansos tersebut.(Agung DS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *