MAN 2 KOTA BOGOR MENUJU MADRASAH MENDUNIA

BOGOR – Eksistensi dan prestasi Madrasah Aliyah di kota Bogor satu ini mampu memberikan antusias tinggi publik terhadap mutu pendidikan dan daya saing madrasah hingga mendunia.
Secara khusus media berkunjung di MAN 2 Kota Bogor dan mewawancarai Kepala Madrasah, Drs. H. Eman Supriyatman, M.Pd., diwakilkan Waka Kesiswaan, Yayat Supriatna, M.Pd.
Informasi dihimpun media ,selain pihak madrasah Aliyah Negeri atau MAN 2 Kota Bogor telah berkerjasama dengan PT ( Perguruan Tinggi)
dalam dan luar negeri ternyata 2 siswa telah dinyatakan diterima 3 perguruan tinggi negeri ternama yakni negara Jepang, Australia dan China.
” Kami selaku Waka MAN 2 Kota Bogor memberikan informasi bahwa 2 Siswa madrasah telah diterima pada 3 perguruan tinggi diluar negeri yakni Noland Justin Hardiman diterima untuk perguruan tinggi dinegara China yaitu China University Of Mining And Techology Undergraduate: mining Engineering.

Dan Nadya Salsabila diterima diduga Universitas luar negeri yakni Monash University di Australia dan Ritsumeikan Asia Pasific University di Jepang Bachelor Of Social Science” ujar Yayat Supriatna pada media,Rabu (14/5).
Selain itu ditambahkan Yayat Supriatna ,pihaknya makin kuat meningkat mutu pada dasar penguatan sistem pendidikan dan pengajaran di MAN 2 Kota Bogor dengan melakukan MOU kerjasama dengan
Perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
” Selain proses pendidikan dan motode pengajaran kamipun melakukan peningkatan Kompetensi Guru dan Siswa dengan melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri seperti Universitas Pakuan,IPB dan Universitas Pendidikan Sultan Indris ( Malaysia).
Selain itupun dalam rangka peningkatan kualitas Pendidikan dan pengembangan kompetensi pada bidang sains dan teknologi MAN 2 Kota Bogor menyelenggarakan workshop Penerapan Good Laboratory Practise (GLP).
Workshop ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 8 Mei 2025 di Aula MAN 2 Kota Bogor.
Penerapan prinsip GLP di lingkungan laboratorium bertujuan untuk memastikan kegiatan operasional dilakukan sesuai standar internasional, meningkatkan mutu praktik laboratorium, serta menciptakan lingkungan balajar yang inovatif dan berkelanjutan.
Tema yang diusung dalam workshop ini adalah “Penerapan Good Laboratory Prakctise (GLP) pada Laboratorium Pendidikan Menyongsong Education For Sustainable Development (ESD).
Kegiatan ini diikuti oleh guru sains dari berbagai MA, SMA, MTs negeri dan swasta yang ada di Kota dan Kabupaten Bogor.


Narasumber yang memberikan materi pada kegiatan workshop ini terdiri dari para pakar dibidangnya, yaitu Prof. Dr. Mohd. Azlan bin Nafiah dari Universitas Pendidikan Sultan Idris (Malaysia), Dr. Diana Widiastuti, M.Phil. darri Universitas Pakuan, serta Prof. Dr. Mohamad Rafi, M.Si., dari IPB University.
Disela-sela kegiatan workshop tersebut, dilaksanakan juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Peningkatan Mutu Pendidikan antara MAN 2 Kota Bogor dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris (Malaysia) dan MAN 2 Kota Bogor dengan Universitas Pakuan.
Penandatangan ini dilakukan oleh Drs. H. Eman Supriyatman, M.Pd., (Kepala MAN 2 Kota Bogor), Asep Denih, S.Kom., M.Sc., Ph.D., Dekan FMIPA Uiversitas Pakuan, dan Prof. Dr. Mohd. Azlan bin Nafiah (Direktur Pusat Transformasi Komunitas UPSI Malaysia) serta disaksikan oleh H. Dede Supriatna, S.Ag., M.Pd.I., (Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor), Dra. Sri Damayanti, M.Pd. (Pengawas Madrasah pada Kantor Kemenag Kota Bogor), Dr. Grien Helena Laihad, M.Pd. (Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kemitraan Universitas Pakuan Bogor) beserta Tim Hibah Internal PKM Universitas Pakuan”paparnya.
(Red03)



