Forum LSM Balangan Field Trip To Ikn

BALANGAN – Forum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Balangan gelar kunjungan lapangan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di dua kabupaten di Kalimantan Timur, yaitu Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara.
Kegiatan bertajuk Field Trip to IKN besama Forum LSM diinisasi oleh PT Adaro Energy dan dikuti sekitar 25 orang yang terdiri dari Lsm Setia Budi, Lsm Dayak Pitap, Lsm Forkom, Lsm B 3, Lsm gepak, Lsm Lekem dan Lsm jpkp serta didampingi Supervisor Cie PT Adaro, M Saleh SH.
Selain mengunjungi IKN, Acara yang berlangsung 19-22 Desember 2024 juga mengunjungi sejumlah tempat seperti Masjid Islamic Center Samarinda atau yang lebih dikenal dengan nama resminya Masjid Baitul Muttaqien adalah masjid yang terletak di Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur dan ziarah ke Makam Habib Muhammad bin Ali bin Hasan bin Thaha bin Yahya (Pangeran Noto Igomo) berada di Komplek Pemakaman Kelambu Kuning, Melayu, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Komplek pemakaman ini berlokasi di Gunung Gandek, Jalan Sultan Aji Muhammad Alimuddin.

Supervisor Cie PT Adaro, M Saleh SH, mengatakan Field Trip to IKN adalah untuk memberikan gambaran pembangunan infrastruktur yang ada di IKN Nusantara. Hal ini menurutnya penting terutama bagi sejumlah anggota LSM. Selain itu untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat melihat langsung perkembangan Nusantara sambil memastikan bahwa proses pembangunan tetap berjalan optimal.
M Saleh berharap Field Trip to IKN bisa memberikan manfaat bagi anggota Forum LSM Balangan dalam menyikapi pembangunan IKN. Selain itu, dengan adanya kunjungan lapangan bisa memberi dampak dan pemikiran guna memberikan sumbangsih bagi pembangunan Balangan.
Sementara itu, Ketua LSM GEPAK Balangan Akhmad Sidik mengaku begitu bahagia atas kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Menurutnya, ini merupakan rahmat Tuhan yang Maha Esa, apalagi Pemerintah Pusat sudah mensahkan perpindahan tersebut dengan undang-undang.
“Saya merasa senang. Ini sebagai rahmat Allah yang Maha Kuasa kepada khususnya warga Kalimantan,” ujar Akhmad Sidik.
“Saya berharap dengan adanya pembangunan IKN, bisa memberikan dampak positif untuk Kalimantan pada umumnya, khususnya Balangan sebagai daerah penyangga IKN.
Dampak positif IKN sudah dirasakan. Sudah banyak tenaga kerja lokal yang dapat bekerja di ibu kota baru tersebut. Pun begitu, hadirnya IKN juga memajukan pendapatan perekonomian para UKM sekitar.
“Pendapatan perekonomian mereka (UKM) lumayan naik. Dan dengan adanya IKN dapat meningkatkan perekonomian kota Balikpapan sebagai pintu gerbang dan penyangga Ibu Kota Negara, khususnya masyarakat Kaltim,” terangnya.
“LSM GEPAK Balangan yang merupakan suatu organisasi/lembaga sosial masyarakat khususnya mendukung dan siap mengawal agar IKN terlaksana dengan baik dan sesuai dengan yang direncanakan oleh Pemerintah Indonesia,” pungkasnya. (TIM)



