RAGAM

Gema Maulid Nabi Menggema di Klapanunggal

Kades Gonon Ajak Warga Hijrah Menuju Pribadi Lebih Baik

BOGOR – Semangat memperkuat keimanan dan mempererat tali silaturahmi menggema di Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Pemerintah Desa Klapanunggal bersama Majelis Taklim TP PKK Desa Klapanunggal menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (31/10/2026).

Bertempat di halaman depan Kantor Desa Klapanunggal, kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat, penuh kekhusyukan, dan disambut antusias oleh ratusan jamaah. Mayoritas peserta merupakan ibu-ibu majelis taklim yang datang dari lima dusun, menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan kehidupan religius masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Klapanunggal Ade Endang Saripudin, yang akrab disapa Kades Gonon, Ketua TP PKK Desa Klapanunggal Andriani, Ketua MUI Klapanunggal, unsur BUMDes, LPM, Linmas, para kepala dusun, Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Majelis Taklim TP PKK Desa Klapanunggal.

Mengusung tema “Maulid Nabi Momentum Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik”, Tabligh Akbar ini bukan sekadar menjadi agenda peringatan hari besar Islam. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang introspeksi sekaligus pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui perubahan sikap, perilaku, dan kepedulian terhadap sesama.

Suasana religius terasa sejak awal acara. Lantunan hadroh menggema syahdu, mengiringi semangat para jamaah yang hadir. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Badru Tamam, sebelum memasuki acara inti berupa tausiah keagamaan yang disampaikan Buya Cep Jamhur Al Fakhrurroji, S.Ag.

Dalam tausiahnya, Buya Cep Jamhur mengajak seluruh jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam menjalani kehidupan. Nilai kejujuran, kesabaran, kepedulian, persaudaraan, dan kemuliaan akhlak harus menjadi fondasi dalam membangun kehidupan keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa hijrah tidak selalu dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan hati, pembenahan perilaku, serta kesungguhan meninggalkan kebiasaan buruk menuju kehidupan yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Klapanunggal Ade Endang Saripudin atau Kades Gonon menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus memiliki makna yang lebih mendalam daripada sekadar kegiatan seremonial tahunan.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diungkapkan melalui perayaan, lantunan selawat, maupun kegiatan keagamaan. Kecintaan tersebut harus dibuktikan melalui akhlak dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi ini hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk bermuhasabah, memperbaiki diri, dan berhijrah menuju pribadi yang lebih baik. Jangan hanya memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi mari kita teladani akhlak dan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Kades Gonon.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta menciptakan lingkungan yang harmonis dengan menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman kehidupan bermasyarakat.

Bagi Kades Gonon, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai jalan, infrastruktur, dan fasilitas umum. Pembangunan karakter, penguatan moral, serta kehidupan keagamaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan desa yang harmonis dan berakhlak.

Kades Gonon turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Andriani beserta jajaran, unsur MUI, para tokoh agama, majelis taklim dari lima dusun, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kehadiran ibu-ibu majelis taklim dari lima dusun menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kehidupan keagamaan di Desa Klapanunggal masih terjaga dengan baik. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Klapanunggal Andriani bersama jajaran turut mengambil peran dalam mendukung terselenggaranya Tabligh Akbar tersebut.

Sinergi antara TP PKK dan Pemerintah Desa Klapanunggal menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan keagamaan, penguatan kehidupan sosial, serta peningkatan peran keluarga dalam membangun masyarakat yang berkarakter.

Kehadiran majelis taklim dari lima dusun juga memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan mampu menjadi wadah mempererat hubungan antarkeluarga dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

Tabligh Akbar ini diharapkan tidak berhenti sebagai kenangan dalam sebuah perayaan Maulid Nabi. Semangat hijrah, persatuan, dan keteladanan Rasulullah SAW harus terus hidup dalam keseharian masyarakat.

Sebab, kemuliaan sebuah desa bukan hanya terlihat dari kemajuan pembangunannya, tetapi juga dari akhlak warganya, kuatnya persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama.

Dari Klapanunggal, pesan Maulid Nabi kembali digaungkan: mari mencintai Rasulullah SAW bukan hanya dengan ucapan, tetapi dengan meneladani akhlaknya dan menghadirkan kebaikan bagi kehidupan.(AG)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *