Oxybaric Center Bogor Hadir di Kota Bogor, Memberi Harapan Hidup Pasien Penderita Penyakit Akut

BOGOR – Saat ini telah ada dan beroperasi Oxybarik di Kota Bogor.
Saat wawancara dengan Pengelola Oxybarik Center Bogor, jumat (17/5)
Tirza Yosia didapatkan informasi yang mengembirakan bagi pasein penderita penyakit Akut.

“Kita sudah ada diKota Bogor ,Jalan Pahlawan ini sejak 4 tahun lalu.
Dan terapi hiperbarik atau Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT) adalah suatu metode pengobatan yang digunakan untuk membantu pengobatan berbagai gangguan kesehatan akibat kekurangan oksigen dalam sel dan jaringan tubuh.
Jenis perawatan kesehatan satu ini menawarkan berbagai manfaat untuk proses penyembuhan.

Dan tentunya sebelum dilakukan tahapan proses Oxybarik dan konsultasi dulu ,
terlebih dahulu untuk memahami masalah-masalah kesehatan pasein” Ujar Tirza Yosia.
Penting diketaui,
terapi hiperbarik merupakan bentuk pengobatan yang melibatkan proses menghirup oksigen murni dalam ruangan bertekanan udara tinggi.
Udara yang kita hirup sendiri pada umumnya adalah 21% oksigen.

Sementara dalam proses terapi hiperbarik, pasien akan bernafas dengan menghirup 100% oksigen di dalam sebuah ruangan yang disebut dengan RUBT (Ruangan Udara Bertekanan Tinggi) atau Hyperbaric Chamber.
Di RUBT tersebut tekanan udaranya 2 sampai 3 kali lebih tinggi daripada tekanan udara normal. Dengan lingkungan seperti itu, memungkinkan paru-paru dapat mengumpulkan lebih banyak oksigen dibandingkan pada saat menghirup oksigen pada tekanan udara normal.
Manfaat Terapi Hiperbarik
Sel dan jaringan tubuh kita membutuhkan pasokan oksigen yang cukup untuk menjalankan fungsi normalnya.
Ketika jaringan tubuh terluka atau mengalami kekurangan oksigen, maka jaringan tersebut memerlukan lebih banyak oksigen untuk bertahan hidup salah satunya dapat dilakukan dengan cara terapi hiperbarik.
Terapi hiperbarik memiliki manfaat untuk memperbaiki jaringan tubuh dan membuat fungsi tubuh kembali normal dengan meningkatkan kadar oksigen yang dapat dibawa oleh darah. Melalui terapi ini, kadar oksigen dalam darah pun dapat meningkat hampir tiga kali lipat.
Saat darah membawa tingkat oksigen ekstra tersebut ke seluruh tubuh, maka hal ini pun dapat membantu jaringan tubuh yang membutuhkan untuk melawan bakteri atau infeksi tertentu. Serta merangsang pelepasan hormon pertumbuhan yang mendorong penyembuhan.
Adapun beberapa kondisi medis yang dapat diobati dengan terapi hiperbarik, termasuk diantaranya yaitu:
Penyakit dekompresi akibat penyelaman
Anemia berat,
Gangrene
Luka bakar berat dan besar,
Crush injury (cedera yang mengakibatkan hancurnya bagian tubuh tertentu),
Cedera radiasi
Luka pasca cangkok kulit,
Gelembung udara dan gas dalam pembuluh darah,
Keracunan karbon monoksida,
Gangguan pendengaran total atau tuli secara mendadak,
Kehilangan penglihatan secara tiba-tiba tanpa disertai rasa sakit
Infeksi pada kulit dan tulang (parah) yang menyebabkan kematian jaringan,
Ulkus kaki diabetik
Sejauh ini, FDA (Food and Drug Administration) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat baru mengizinkan atau menyetujui penggunaan perangkat HBOT untuk 13 jenis kondisi di atas saja.
Persiapan Sebelum Terapi Hiperbarik
Sebelum Anda menjalani terapi oksigen hiperbarik,
biasanya Anda harus mengganti pakaian ke pakaian khusus yang telah disediakan oleh pihak rumah sakit.
Selain itu, demi keselamatan dan keamanan selama perawatan, Anda tidak diperbolehkan membawa atau memakai benda-benda yang dapat menghasilkan panas dan memicu ledakan dan kebakaran.
Korek api
Perangkat bertenaga baterai
Lotion, parfum dan produk perawatan kulit dan rambut lainnya yang berbahan dasar minyak
Selama Terapi Hiperbarik
Pada umumnya, terapi oksigen hiperbarik berlangsung sekitar dua jam dimana petugas medis akan selalu memantau Anda dan unit terapi selama perawatan. Saat terapi, Anda akan masuk ke dalam RUBT atau hyperbaric chamber dengan tekanan udara sekitar 2 sampai 3 kali lebih tinggi dari tekanan udara normal yang akan ditingkatkan secara bertahap oleh petugas medis.
Monoplace hyperbaric chamber, merupakan ruang hiperbarik yang dirancang untuk satu orang.
Di unit ini pasien menjalani terapi dengan berbaring di atas meja dalam ruangan yang berbentuk seperti tabung.
Multiple hyperbaric chamber, adalah unit ruang oksigen hiperbarik yang mampu menampung beberapa orang sekaligus. Di unit ini, umumnya pasien bisa menjalani terapi dengan posisi duduk maupun berbaring. Sementara itu, oksigen akan dialirkan dan dapat diterima oleh pasien dengan memakai masker ataupun sejenis tudung transparan yang dikenakan di kepala.
Beberapa orang mungkin akan merasakan ketidaknyamanan saat berada di dalam ruangan tersebut.
Pasalnya, tekanan udara yang meningkat akan menciptakan rasa penuh di telinga, mirip seperti apa yang dirasakan ketika sedang naik pesawat atau berada di ketinggian.
Namun, Anda tidak perlu khawatir karena perasaan itu bisa diredakan dengan menguap atau menelan ludah.
Setelah Terapi Hiperbarik
Ketika sesi terapi telah selesai, Anda akan menjalani pemeriksaan dari petugas medis terkait. Biasanya ini mencakup pengukuran tekanan darah dan denyut nadi, serta glukosa darah bagi yang menderita diabetes. Selain itu, petugas juga mungkin akan melihat kondisi telinga bagian dalam pasien.
Setelah pemeriksaan selesai dilakukan, petugas pun akan memperbolehkan Anda untuk berganti pakaian dan pergi meninggalkan ruangan.
Perlu diketahui pula, bahwa mungkin akan merasakan lelah, pusing, dan sensasi seperti melayang setelah perawatan.
Namun, keluhan tersebut pun bisa hilang setelah Anda beristirahat beberapa saat.
(Red03)



