PEMERINTAHAN

Rutan Krui Terima Kunjungan Kerja Kepala Divisi Pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Krui

Pesisir Barat-Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Krui menerima kunjungan kerja Kepala Divisi Pemasyarakatan, Dr. Faried Junaedi beserta jajaran dalam rangka memberikan Penguatan kepada Petugas Rutan Krui serta laksanakan Razia Kamar Hunian dan Tes Urine Warga Binaan Pemasyarakatan. KadivPAS beserta jajaran tiba di rutan disambut langsung oleh Kepala Rutan Krui, M. Hendra Ibmansyah dan seluruh petugas lain nya Selasa (29/08/2023)
Penguatan oleh Kadivpas diikuti oleh Pejabat Struktural dan seluruh Petugas Rutan Krui yang bertempat di Aula Rutan. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kepala Rutan Kelas IIB Krui, Dengan mengucapkan selamat datang kepada Kadivpas beserta jajaran di Rutan Krui. “Selamat datang bapak kadivpas beserta jajaran dalam rangka penguatan tugas dan fungsi kepada petugas rutan krui. Kepada Petugas rutan krui agar ilmu yang disampaikan disimak, dipahami, dan dapat dilaksanakan”,ucap Hendra.
Dalam Penguatannya, Kadivpas Dr. Faried berpesan untuk dapat meningkatkan kapasitas diri, dan saling mengingatkan sesama petugas pemasyarakatan. “Walaupun Rutan Krui berlokasi di ujung lampung, harus bisa meningkatkan kapasitas diri sehingga tidak ketinggalan dengan yang lain. Selain itu kita harus sering bersyukur, Intropeksi diri, dan saling mengingatkan sesama petugas”, Ujar Faried.
Selanjutnya Kadivpas Mengingatkan kepada petugas dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai petugas pemasyarakatan agar berpedoman dengan Undang Undang No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. “ Sehingga ketika menjalankan tugas pokok nya saudara mengetahui dasar dan aturan yang terkait”,Jelasnya.
Selain itu dalam memberikan hak hak daripada wargabinaan pemasyarakatan selain harus memenuhi administrasi juga harus memenuhi kewajibannya yaitu berperilakuan baik. Cara mengetahui nya dengan melaksanakan assesment. “meskipun syarat administrasi terpenuhi namun tidak berperilaku baik maka tidak akan diusulkan. Maka petugas pemasyarakatan harus dapat melakukan assesment”, Lanjutnya.
Kegiatan penguatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Setelah itu dilanjutkan dengan Tes urine dan penggeledahan kamar Warga Binaan Pemasyarakatan oleh Jajaran Divisi PAS dibantu dengan petugas rutan krui.
Pemeriksaan urine dipilih secara acak sebanyak 27 Warga binaan pemasyarakatan serta dalam penggeledahan ditemukan barang berupa 3 buah korek, 5 buah tali temali, dan 1 botol stainles steel tidak ditemukan adanya handphone, narkoba dan barang terlarang lainnya yang dapat menimbulkan ganguan Keamanan dan Ketertiban.
Seluruh kegiatan selesai dilaksanakan dengan aman dan tertib.(S.ekandi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *