PEMERINTAHAN

RSUD Dr. KH. Idham Chalid Resmikan Layanan “Pelita Hati” dan Taman Ibu Soed

Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Hadirkan Layanan Kesehatan Terbaik dan Manusiawi di

BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi warganya. Dalam kunjungannya ke RSUD Dr. KH. Idham Chalid, Ciawi, Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi meresmikan dua layanan terbaru, yakni Layanan Paliatif Terpadu “Pelita Hati” serta Taman Ibu Soed sebagai bagian dari peningkatan fasilitas dan pendekatan pelayanan holistik bagi pasien.

Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak boleh hanya berorientasi pada fisik bangunan dan fasilitas, melainkan harus mencakup kualitas layanan dan investasi sumber daya manusia (SDM) yang profesional dan berintegritas.

“Yang paling penting hari ini adalah investasi sumber daya manusia. Wajah layanan kesehatan Kabupaten Bogor tercermin dari para dokter, bidan, dan perawat yang melayani masyarakat dengan ramah, baik, dan profesional,” ujar Rudy.

Rudy juga menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan akan terlihat dari cara tenaga medis melayani masyarakat secara manusiawi dan penuh empati. Ia berharap seluruh jajaran RSUD Dr. KH. Idham Chalid menjadikan layanan sebagai panggilan hati, bukan sekadar kewajiban formal.

Tidak hanya meresmikan layanan “Pelita Hati”, Rudy juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor tengah melakukan revitalisasi terhadap empat rumah sakit umum daerah (RSUD), termasuk RSUD Dr. KH. Idham Chalid, sebagai bagian dari strategi memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas di berbagai wilayah.

“Kami tengah memprioritaskan pembangunan dan revitalisasi empat RSUD. Upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi seluruh warga Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Pelengkap dari layanan kesehatan medis, Pemkab Bogor juga memperkenalkan Taman Ibu Soed, sebuah area terbuka yang ditujukan untuk mendukung kenyamanan psikologis pasien, keluarga, serta tenaga medis. Taman ini diharapkan menjadi ruang interaksi yang menyenangkan, khususnya untuk pasien anak dan pasien dengan kebutuhan khusus.

“Taman ini diharapkan menjadi ruang interaksi bagi pasien anak, keluarga, maupun tenaga medis dalam suasana yang menyenangkan,” jelas Rudy.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. KH. Idham Chalid, dr. Fusia Meidiawaty, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa layanan “Pelita Hati” adalah bentuk layanan paliatif terpadu yang mengutamakan kualitas hidup bagi pasien dengan penyakit kronis, berat, dan penyakit mengancam jiwa. Layanan ini mencakup pendekatan medis, psikososial, dan spiritual yang saling terintegrasi.

“Kehadiran Pelita Hati bukan hanya sekadar layanan baru, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan empati terhadap pasien yang tengah menghadapi masalah kesehatan dalam hidupnya,” ungkap Fusia.

Layanan ini juga didukung oleh fasilitas lengkap seperti Bogor Pain Center, fasilitas rehabilitasi medik, taman relaksasi, ruang tunggu nyaman, mushola, serta tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter penyakit dalam, onkologi, urologi, bedah digestif, pelayanan rohani, kemoterapi, hingga ahli gizi dan farmasi.

Pelita Hati sendiri merupakan hasil kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, institusi kesehatan, komunitas, dan keluarga pasien sebagai mitra utama dalam proses penyembuhan.

Dengan pendekatan yang menyeluruh dan inklusif ini, Pemkab Bogor ingin menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tapi juga tentang bagaimana memberikan harapan, kenyamanan, dan dukungan menyeluruh bagi setiap individu yang sedang berjuang melawan penyakit.

“Ini adalah bagian dari cita-cita kami menjadikan Kabupaten Bogor sebagai kabupaten istimewa. Bukan sekadar slogan, tapi melalui kerja nyata dan kualitas pelayanan terbaik yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung,” tutup Rudy.

Peresmian ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan insan medis, yang melihat langkah ini sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah dalam memprioritaskan hak kesehatan warga serta menjadikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor lebih bermartabat dan manusiawi.(Agung DS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *