JUSTICIA

PERATIN GUNUNG RATU SUOH TERPILIH DIDUGA PERNAH SELEWENGKAN RASKIN TAHUN 2017

Lampung Barat- Peratin (Kepala Desa-Red)Gunung Ratu Suoh Yang terpilih pada pilratin beberapa waktu lalu yang sempat di gugat oleh lawan politik nya yang kalah ternyata diduga pernah selewengkan beras miskin(Raskin)sebanyak 1,9 ton keluar lampung barat saat menjabat peratin di priode pertama.Setelah Priode pertama masa jabatan Peratin Gunung Ratu Suoh habis Hilmansah kembali lagi mencalonkan diri untuk priode ke dua(Berikutnya)dan terpilih kembali dengan kemenangan yang di duga bermasalah.sehingga kasus ini sempat di laporkan ke DPRD lampung barat.Ditengah polemik pilratin yang bermasalah karna Hilman diduga melakukan cara curang pada waktu pemilihan beberapa bulan yang lalu ada Laporan ke Tipikor Bahwa Hilman diduga pernah menyelewengkan Beras miskin sebanyak 1,9 ton pada jabatan pertamanya tahun 2017.Berdasarkan imformasi yang berhasil dihimpun Tipikor dari beberapa sumber membenarkan adanya dugaan Pratin Hilman menyelewengkan beras untuk masyarakat nya ke penadah di Peringsewu pada tahun 2017.Diduga modus yang di lakukan Peratin Hilmansah tidak membagikan beras miskin untuk masyarakatnya.
Saat Dikomfirmasi Tipikor via tlp selularnya Hilmansah membantah atas dugaan diri nya pernah menyelewengkan Beras miskin ke luar daerah lampung barat.itu tidak benar dan saya sudah pernah di periksa oleh polres lampung barat dan itu tidak terbukti kalau saya berbuat seperti yang di dugakan kepada saya.itu dari pihak lawan politik saya karena tidak terima atas kemenangan saya pada pilratin beberapa waktu lalu,”Kilah Hilman.
Menyikapi hal tersebut Anton Selaku pemerhati Korupsi meminta kepada Aparat Penegak Hukum khusus nya Polres Lambar dan Kajari lambar untuk mengusut nya kembali atas dugaan penyeleweng Raskin pekon Gunung Ratu Suoh tahun 2017 karna dugaan itu belum kadaluarsa masih bisa di lidik kembali.Kepada Bupati Lampung Barat Parosil mabsus agar tidak terburu-buru melantik Peratin Gunung Ratu Suoh Terpilih,Hilmansah.Saya beharap Kasus dugaan Penyelewengan Raskin ini dibuka kembali.jika Hasil pemeriksaan di temukan ada dugaan Penyimpangan raskin sebanyak 1,9 ton pada tahun 2017 agar segera di lakukan penahanan,”Kata Anton.( S.Ekandi)BERSAMBUNG…!!!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.