Ketua Umum Sekber IPJT Tekankan Profesionalisme dan Integritas Jurnalis Dalam Konsolidasi se-Jawa Tengah

PEKALONGAN – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Sekretariat Bersama Insan Pers Jawa Tengah (Sekber IPJT), Firdaus Andika, menghadiri kegiatan silaturahmi dan konsolidasi bersama jajaran pengurus DPP serta para Ketua DPC IPJT kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Kuliner Kraton, Jalan Diponegoro No. 20, Kota Pekalongan, Minggu,(12/04/2026).
Sebagai bagian dari upaya penguatan organisasi dan peningkatan kualitas insan pers di daerah.
Dalam sambutannya, Firdaus menegaskan bahwa setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) harus menjalankan roda organisasi secara disiplin dan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Ia menekankan, keberadaan organisasi tidak boleh sekadar simbol, melainkan harus mampu menjadi corong informasi yang efektif bagi masyarakat.
“Setiap anggota harus menjadi panutan dalam dunia jurnalistik, menjunjung tinggi profesionalisme, serta menjaga integritas dalam setiap aktivitas peliputan dan pemberitaan sesuai Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” ujar Firdaus.
Beliau juga menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menyampaikan informasi yang akurat dan beretika.
Menurutnya, Sekber IPJT harus berada di garda terdepan sebagai penyambung lidah masyarakat tanpa mengabaikan prinsip-prinsip jurnalistik.
Firdaus menambahkan, organisasi perlu memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, institusi pendidikan, dan dunia usaha baik negeri maupun swasta. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas dampak positif serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pers.
Di tengah perkembangan teknologi digital, Firdaus mengingatkan seluruh anggota untuk adaptif terhadap perubahan. Ia mendorong peningkatan kapasitas wartawan, mulai dari peliputan, pengolahan, hingga penyajian berita di berbagai platform digital. “Kita wajib mengikuti pelatihan dan workshop jurnalistik modern, manajemen media, serta etika profesi agar mampu menghadapi tantangan pers ke depan,”
Selain itu, ia menegaskan peran penting insan pers sebagai pilar kedaulatan informasi masyarakat. Dalam menghadapi maraknya hoaks dan disinformasi, jurnalis dituntut menjadi garda terdepan dalam menjaga kebenaran informasi.
“Ketika kita menyajikan berita yang akurat dan berimbang, kita turut membangun literasi informasi masyarakat yang sehat. Kode etik jurnalistik harus menjadi fondasi moral, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, Firdaus juga mendorong penguatan konsolidasi internal melalui pertemuan rutin, evaluasi program, serta koordinasi antarpengurus. Ia mengusulkan pemanfaatan komunikasi berbasis digital guna meningkatkan efektivitas koordinasi antara DPP dan DPC.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya independensi pers. Menurutnya, seluruh anggota harus berani menjalankan tugas jurnalistik secara profesional tanpa terpengaruh tekanan dari pihak mana pun.
“Independensi pers adalah harga mati demi menjaga demokrasi dan kebebasan berekspresi,” ujarnya.
Oleh karena itu seluruh Ketua DPC IPJT harus selektif mencari inovasi dalam pengelolaan media di daerahnya, termasuk memperkuat jaringan kerja sama serta memberikan perlindungan hukum bagi anggota yang menghadapi tekanan saat menjalankan tugas.
Menutup sambutannya, Firdaus menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen seluruh insan pers di Jawa Tengah.
Ia berharap Sekber IPJT dapat menjadi organisasi pers yang kredibel, profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.
“Dengan semangat persatuan dan profesionalisme, Sekber IPJT harus terus berinovasi dan menjadi sumber informasi yang terpercaya bagi masyarakat,” tutupnya. (Tholib)



