RAGAM

​Karang Taruna Kabupaten Brebes Kecam Keras Pungutan Rp2 Juta untuk Masuk PT GEI

Desak Penghentian Praktik Calo pungli Perusahaan

BREBES – Karang Taruna Kabupaten Brebes mengambil sikap tegas menyusul viralnya kabar penarikan uang senilai Rp2 juta dari para calon tenaga kerja yang ingin diterima bekerja di PT GEI. Berdasarkan investigasi dan keterangan pengurus tingkat desa, Ketua Karang Taruna Kabupaten Brebes, Aji Jumantoro, secara terbuka membenarkan adanya praktik lancung tersebut.

​Namun, dari total dana yang dipungut dari pencari kerja, terungkap bahwa aliran uang tidak sepenuhnya mendarat di kas organisasi. Pengurus Karang Taruna desa setempat tercatat hanya menerima Rp500 ribu per orang, sementara sisa dana mayoritas mengalir ke kantong oknum internal perusahaan.

​Lebih ironis lagi, dana hasil memperdaya para pencari kerja tersebut justru dihamburkan untuk keperluan konsumtif. Berdasarkan informasi yang dihimpun, uang pungutan itu dibelikan perangkat pengeras suara (sound system) demi menunjang kegiatan senam warga.

​Sikap Tegas Pengurus Kabupaten
​Menanggapi pencatutan nama organisasi dalam praktik pungli yang mencederai kepercayaan publik ini, Karang Taruna Kabupaten Brebes menyampaikan pernyataan sikap: Mengecam keras keterlibatan unsur organisasi di tingkat bawah dalam praktik pungutan liar yang sangat merugikan masyarakat pencari kerja di tengah sulitnya lapangan pekerjaan.

​Mengeluarkan perintah darurat dan instruksi langsung kepada jajaran pengurus Karang Taruna desa terkait untuk menghentikan seketika segala bentuk penarikan uang dan praktik serupa.

​”Tentu kami sebagai pengurus Kabupaten sangat menyayangkan kejadian itu. Dan kami sudah meminta kepada Karang Taruna desa untuk berhenti melakukan itu lagi,” tegas Aji Jumantoro.

​Karang Taruna Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini agar tidak ada lagi pihak-pihak yang memanfaatkan nama besar organisasi maupun kesulitan masyarakat demi kepentingan oknum pribadi atau kelompok tertentu.

(Agus S./Robet)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *