RAGAM

Jelang Klapanunggal Culture Collaboration III

Kades Gonon Turun Tangan Bersihkan Lapangan Persika

BOGOR — Menjelang pesta rakyat dan perhelatan Klapanunggal Culture Collaboration III & Kece, Pemerintah Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menggelar kerja bakti bersama warga, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan gotong royong dipusatkan di kawasan Lapangan Persika, Kampung Sindanglengo, Desa Klapanunggal. Selain menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kerja bakti dilakukan untuk memastikan lokasi dan akses menuju arena kegiatan terlihat bersih dan nyaman.

Kepala Desa Klapanunggal Ade Endang Saripudin, yang akrab disapa Kades Gonon, turun langsung bersama seluruh perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat Kampung Sindanglengo.

Sejak pagi, perangkat desa membawa peralatan kebersihan masing-masing. Mereka menyisir sepanjang jalan di sekitar Lapangan Persika, membersihkan sampah, dedaunan kering hingga rumput liar yang tumbuh tinggi.

Tidak sekadar memberikan instruksi dari jauh, Kades Gonon ikut memegang alat kebersihan dan turun ke lapangan bersama warga.

Di bawah semangat gotong royong, sampah dan daun yang berserakan dikumpulkan. Rumput yang mengganggu akses jalan juga dibersihkan.

Bagi Pemerintah Desa Klapanunggal, kerja bakti tersebut bukan sekadar membersihkan lingkungan menjelang acara.

Kegiatan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa kemeriahan pesta rakyat harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Terlebih, kawasan Lapangan Persika akan menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dalam rangka Klapanunggal Culture Collaboration III & Kece yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026.

Kades Gonon mengatakan, seluruh perangkat desa diminta membawa perlengkapan kebersihan untuk membersihkan lingkungan sekitar lapangan dan sepanjang jalan Kampung Sindanglengo.

Menurutnya, lingkungan yang bersih merupakan bagian penting dalam menyambut masyarakat yang akan menghadiri rangkaian kegiatan.

“Kita bersihkan bersama-sama sepanjang jalan dan kawasan Lapangan Persika. Ini untuk menyambut HUT RI ke-81 sekaligus persiapan Klapanunggal Culture Collaboration III pada tanggal 29,” ujar Ade Endang Saripudin.

Ia menilai kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Di balik aksi bersih-bersih tersebut, Kades Gonon menyampaikan pesan tegas kepada masyarakat, khususnya warga Kampung Sindanglengo.

Ia meminta agar kawasan sepanjang jalan menuju Lapangan Persika, termasuk area depan taman makam, tidak kembali dijadikan tempat pembuangan sampah.

Menurutnya, membersihkan lingkungan tidak akan berarti apabila setelah kegiatan selesai masyarakat kembali membuang sampah sembarangan.

“Untuk warga wilayah Kampung Sindanglengo, jangan lagi membuang sampah di sepanjang jalan Lapangan Persika. Kalau kedapatan, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kades Gonon juga meminta kepala dusun, RW dan RT di wilayah tersebut ikut memperkuat pengawasan.

Kebersihan, kata dia, bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa. Masyarakat juga memiliki kewajiban menjaga lingkungan yang menjadi ruang bersama.

“Kadus, RW dan RT harus ikut mengawasi. Sepanjang jalan Lapangan Persika, terutama di depan taman makam, harus selalu dijaga kebersihannya,” katanya.

Kerja bakti yang dilakukan Pemerintah Desa Klapanunggal bersama masyarakat menjadi gambaran sederhana bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perlombaan, panggung hiburan atau pesta rakyat.

Ada pekerjaan yang jauh lebih sederhana, tetapi dampaknya dirasakan setiap hari: membersihkan lingkungan dan menjaga ruang publik.

Kades Gonon pun memilih turun langsung bersama perangkat desa dan masyarakat.

Sebab, gotong royong bukan sekadar slogan. Ia harus terlihat dalam tindakan.

Menjelang Klapanunggal Culture Collaboration III & Kece, kawasan Lapangan Persika perlahan ditata. Sampah dibersihkan, rumput dipangkas, jalan dirapikan.

Namun setelah sapu dan alat kebersihan disimpan, tanggung jawab berikutnya kembali berada di tangan seluruh masyarakat.

Jangan sampai lingkungan kembali kotor setelah dibersihkan. Karena menjaga kebersihan bukan pekerjaan sehari, melainkan tanggung jawab bersama.

Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi lebih bermakna ketika gotong royong tidak hanya menjadi cerita, tetapi benar-benar dilakukan bersama.(Agung Dwi S)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *