PENDIDIKAN

FP3KTB Prihatin Keterlambatan Bansos Pendidikan Untuk Mahasiswa Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI – Adanya protes mahasiswa Teluk Bintuni karena belum mendapatkan bantuan sosial (Bansos) Pendidikan cukup disayangkan. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Forum Pemuda Peduli Pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni (FP3KTB), Landvictory S.H.W.

Landvictory mengaku ikut prihatin dengan keterlambatan penyaluran beasiswa oleh pemerintah daerah kepada para pelajar maupun mahasiswa.

Lebih lanjut, Landvictory menegaskan dana bansos mahasiswa dari Kabupaten Teluk Bintuni untuk pelajar dan mahasiswa yang melakukan study di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat dan juga daerah – daerah yang di dalam Papua sampai di luar Papua harus secepatnya diberikan, karena mereka sangat membutuhkan. Selain itu, bansos mahasiswa yang belum didapat mahasiswa pada bulan sebelumnya untuk segera dibayarkan dan semua harus dapat.

“Saya sebagai wakil ketua FP3KTB menegaskan bahwa tidak ada lagi rekening tabungan dan tidak ada lagi laporan -laporan rincian pemakaian dana bansos kepada setiap mahasiswa karena saya pikir mereka itu adalah mahasiswa yang masih duduk di bangku pendidikan bukan pegawai negeri sipil, yang harus setia bulan harus di buat rincian pemakaian dana,” tegasnya.

Tokoh pemuda asal Bintuni ini meminta untuk Dinas Pendidikan Kabupaten Teluk Bintuni harus secepatnya selesaikan keterlambatan bansos mahasiswa yang study di Papua atau di luar Papua.

Sebagai informasi yang saya dapatkan dari anak mahasiswa dari teluk Bintuni yang studi di kota Manokwari, seperti Edilius, Ennu ,finsen. Fenetruma, edo, Kambia dan juga Matius Wersin

Landvictory mengatakan keterlambatan Bansos Mahasiswa sangat berdampak terhadap mahasiswa. Mereka saat ini mahasiswa Timika di Jayapura alami kesulitan mau bayar SPP, bayar kos dan kebutuhan kampus lainnya. “Bila ini terus dibiarkan akan mengganggu study mereka. Bagaimanapun mereka mengejar studynya agar bisa selesai tepat waktu. Jangan sampai studynya molor hingga 5-6 tahun,” tegasnya.

“Dana bantuan pendidikan sangat penting untuk kelancaran studi kami, dan keterlambatan ini telah menimbulkan kendala serta kekhawatiran di kalangan mahasiswa. Dan selanjutnya, mengingatkan pendidikan adalah kunci perubahan bangsa, dengan demikian dana Pendidikan sangat berarti dalam mempersiapkan generasi muda Papua, agar mampu membawa perubahan positif bagi daerah,’ ujarnya.

Landvictory berharap segera ada penjelasan yang jelas serta tindakan konkret dari pihak Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. (ARNOLIAND HENENY)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *