PEMERINTAHAN

Bappedalitbang Balangan Gandeng Media Sukseskan Program Inovasi Daerah Melalui Pemberitaan

BALANGAN – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Balangan, H Rakhmadi Yusni mengundang wartawan dalam rangka akselerasi pemberitaan inovasi melalui media berita.

Dalam pertemuan ini dibahas terkait pelaksanaan program inovasi yang telah disosialisasikan dan diterapkan kepada masing-masing SKPD yang ada di Balangan.

Rakhmadi Yusni yang juga menjabat sebagai Ketua Jejaring Klinik Inovasi Balangan (Klinik Inoba) mengatakan tujuan diterapkannya program inovasi ini untuk mendorong ide-ide kreatif pada setiap pemerintahan yakni mendorong munculnya inovasi bagi setiap SKPD.

“Alhamdulilah, tahun 2022 lalu Dinas Kominfosan sudah ada masuk satu cadangan inovasi daerah, karena sifatnya penjaringan. Jadi di tahun-tahun yang akan datang itu ternyata dari kepala dinas dan setiap SKPD ada komitmen dengan kepala daerah agar setiap tahun minimal ada satu inovasi,” jelasnya dalam pertemuan yang digelar di Kantin Bappedalitbang, Kamis (8/6/2023).
Rahmadi menambahkan, dari sosialisasi yang telah dilakukan sudah ada beberapa inovasi yang perlu ditingkatkan dengan harapan inovasi yang dilombakan nanti bisa masuk peringkat 10 besar dalam penilaian inovasi yang sudah ditampilkan.

Kepala Bidang Inovasi Daerah Bappedalitbang Kabupaten Balangan, Haryanto menambahkan, sosialisasi dan penjaringan inovasi daerah ini dilaksanakan secara talkshow di masing-masing SKPD.

“Informasi-informasi mengenai inovasi daerah juga kita berikan lagi, sehingga SKPD lebih memahami dan menyadari bahwa di SKPDnya ada inovasi itu sendiri yang akan dijadikan untuk bahan, dalam kaitannya memajukan indeks inovasi daerah kita di Kabupaten Balangan,” tuturnya.

Terakhir, Haryanto mengatakan, dengan lebih banyaknya inovasi akan lebih banyak juga manfaat untuk masyarakat Balangan.

Sementara itu, Peneliti Ahli Muda, Fatimah menjelaskan dari hasil penjaringan ke SKPD pada bulan Januari 2023 sudah ada 355 inovasi berupa gagasan atau ide.

“Ada yang baru mulai di tahun 2023 dan ada yang sudah dijalankan,” katanya.

Dia mengharapkan, inovasi-inovasi yang ada di SKPD, UPT Puskesmas dan BLUD RSUD dapat tersosialisasikan dengan baik melalui media berita, baik cetak maupun online, yang merupakan salah satu data dukung inovasi dalam pemenuhan Satuan Inovsai Daerah (SID) sesuai dengan Juknis yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri, yang pada akhir akan dapat meningkatkan skor atau bobot inovasi dengan harapan predikat inovasi daerah Kabupaten Balangan meningkat dari tahun sebelumnya.

“Walupun predikat inovasi ini bukanlah tujuan utama tapi tujuan yang sebenarnya dari inovasi ini adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan peningkatkan daya saing daerah,” pungkas Fatimah.

Bukan hanya SKPD saja yang memiliki program inovasi daerah Bappedalitbang juga memiliki program inovasi Bappedalitbang melalui tim Klinik Inovasi Balangan (Klinik Inoba). (Akhmad Sidik)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *