RAGAM

Syukuran Musholah Baitul Salam dan Santunan 100 Anak Yatim

H Acang Suryana Tebar Kepedulian di Awal Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

BOGOR – Suasana penuh haru, syukur, dan keberkahan menyelimuti Villa Posilet, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Rabu malam (17/6/2026) bertepatan dengan 2 Muharram 1448 Hijriah. Keluarga Besar H. Acang Suryana menggelar acara Syukuran Musholah Baitul Salam dan Santunan 100 Anak Yatim, sebagai wujud rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap sesama di momentum Tahun Baru Islam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh H. Acang Suryana selaku sahibul hajat, Kepala Desa Karanggan Hasbi, unsur Danramil Gunung Putri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala dusun, Ketua RW dan RT, jajaran Ormas Pemuda Pancasila, serta para undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Acara diawali dengan lantunan Asmaul Husna yang dipimpin oleh Ustaz Sarif Hidayat dan diiringi alunan hadroh yang menambah kekhusyukan suasana malam Muharram. Para tamu undangan tampak larut dalam doa dan dzikir, memohon keberkahan serta keselamatan bagi seluruh umat.

Momentum yang paling mengharukan terjadi saat pembagian santunan kepada 100 anak yatim yang dilakukan secara simbolis oleh H. Acang Suryana bersama ibunda tercinta di hadapan seluruh tamu undangan. Senyum bahagia anak-anak yatim berpadu dengan rasa haru para hadirin yang menyaksikan langsung kepedulian tersebut.

Dalam sambutannya, H. Acang Suryana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir serta mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pejabat desa, pemerintah Kecamatan Gunung Putri, unsur Danramil, Polsek, Pemuda Pancasila, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh tamu undangan yang telah hadir. Alhamdulillah acara ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Di momentum Tahun Baru Islam ini, kami ingin berbagi rezeki kepada anak-anak yatim. Semoga apa yang kami berikan, meskipun tidak besar, dapat membantu kebutuhan mereka dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkap H. Acang Suryana.

Usai sambutan, suasana semakin syahdu ketika Ustaz Fahmi Al Hafis membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggema di seluruh area acara. Lantunan ayat suci tersebut seakan mengingatkan pentingnya berbagi, bersyukur, dan memperkuat hubungan sesama manusia di hadapan Allah SWT.

Memasuki acara inti, tausiah disampaikan oleh KH. Zaki, M.A., M.H. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menyayangi anak yatim dan membangun sarana ibadah sebagai amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir.

KH. Zaki menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memberikan perhatian yang sangat besar kepada anak yatim dan selalu mengajarkan umatnya untuk peduli terhadap mereka yang membutuhkan.

“Memuliakan anak yatim adalah amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Begitu pula membangun masjid atau musholah yang menjadi pusat ibadah dan pendidikan umat. Apa yang dilakukan oleh Bapak H. Acang Suryana hari ini merupakan contoh teladan yang patut dicontoh oleh masyarakat. Semoga Allah melimpahkan keberkahan rezeki, kesehatan, dan umur panjang bagi beliau beserta keluarga,” ujar KH. Zaki di hadapan para jamaah.

Tausiah tersebut mendapat sambutan hangat dari para hadirin yang memenuhi lokasi acara. Banyak di antara mereka yang mengaku terinspirasi oleh semangat berbagi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan keluarga besar H. Acang Suryana.

Bagi masyarakat yang hadir, kegiatan ini bukan sekadar seremoni syukuran atas berdirinya Musholah Baitul Salam. Lebih dari itu, acara tersebut menjadi simbol kuatnya nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap ajaran Islam yang mengajarkan pentingnya berbagi kepada sesama, khususnya anak-anak yatim.

Di tengah berbagai tantangan kehidupan, kehadiran kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya diperoleh dari apa yang dimiliki, tetapi juga dari apa yang dibagikan kepada orang lain.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin KH. Zaki, memohon keberkahan bagi keluarga H. Acang Suryana, keselamatan masyarakat, serta kemajuan dan kedamaian bangsa Indonesia.

Malam itu, di awal Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, bukan hanya Musholah Baitul Salam yang diresmikan dengan rasa syukur. Namun juga tumbuh harapan, kepedulian, dan semangat berbagi yang menjadi cahaya bagi anak-anak yatim dan masyarakat yang hadir.(Agung Dwi S)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *