PUPR Kabupaten Bogor Mulai Perbaikan Jembatan Cibarengkok

Camat Klapanunggal Pimpin Peninjauan Lapangan
BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai pekerjaan perbaikan Jembatan Kali Cibarengkok yang menghubungkan Desa Klapanunggal dan Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal. Peninjauan awal proyek ini dilakukan pagi tadi bersama jajaran muspika dan perwakilan pemerintah daerah.
Turut hadir dalam agenda tersebut Camat Klapanunggal Galuh Sri Wahyuni, S.STP., M.M., Kepala Desa Klapanunggal Ade Endang Saripudin (akrab disapa Gonon), Kepala Desa Cikahuripan Andi Upi, Sekcam Klapanunggal Iwan, Danramil Kapten Kav. La Ahmadin, Bhabinkamtibmas Klapanunggal Amir, Petugas Dishub Kabupaten Bogor, Danpospam Gunung Putri-Klapanunggal Adi Maryadi. Dari pihak PUPR Kabupaten Bogor, serta tim teknis pelaksana juga langsung meninjau kesiapan lapangan sebelum pekerjaan dimulai.
Dalam keterangannya, Camat Klapanunggal menyampaikan bahwa akses utama akan ditutup sementara selama perbaikan berlangsung. Kendaraan roda empat akan dialihkan melalui jalur Perumahan Grand, Rinjani, Kahuripan Mas, dan Mega Residence. Sementara untuk kendaraan berat, jalur alternatif melalui Jalan Gua Lalai telah disiapkan.



“Penutupan ini sifatnya sementara untuk kelancaran pembangunan. Kami juga sudah meninjau langsung jalur alternatif yang akan digunakan warga,” jelas Camat Galuh Sri Wahyuni.
Kades Klapanunggal, Ade Endang Saripudin alias Gonon, menegaskan kepada pihak PUPR dan kontraktor agar memperhatikan kualitas serta keamanan konstruksi jembatan. Ia meminta jembatan ditinggikan 1,5 meter agar lebih aman dari risiko banjir.
“Alhamdulillah, setelah empat kali kami ajukan, akhirnya perbaikan ini direalisasikan. Kami berterima kasih kepada Bupati Bogor, Rudi Susmanto, yang sudah mendengar aspirasi masyarakat. Kami berharap pekerjaan ini benar-benar sesuai standar sehingga manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang,” ujar Gonon.

Pekerjaan jembatan direncanakan berlangsung selama empat bulan. Kedua kepala desa, Klapanunggal dan Cikahuripan, menyatakan akan turut mengawasi langsung proses pembangunan bersama masyarakat.
“Insya Allah, sesuai target, dalam empat bulan ke depan jembatan ini sudah bisa digunakan kembali. Kami juga mengajak warga untuk bersama-sama mendukung dan menjaga keamanan selama proyek berlangsung,” tambah Kades Cikahuripan, Andi Upi.
Selain meninjau jembatan, jajaran pemerintah kecamatan dan desa juga menemui warga di dua desa terkait penggunaan jalan alternatif. Musyawarah dengan warga dijadwalkan selesai dalam waktu satu minggu agar kontraktor dapat segera memulai pekerjaan besar di lapangan tanpa hambatan.
Pihak pemerintah desa dan kecamatan juga menyoroti pentingnya perbaikan jalan alternatif yang akan dilalui kendaraan, termasuk akses di Perumahan Rinjani, Mega Residence, dan Kahuripan Mas. Jalan tersebut rencananya akan diperbaiki oleh PUPR Kabupaten Bogor agar tetap layak dilewati selama masa pengerjaan jalan jembatan kali cibarengkok.
Masyarakat menyambut baik proyek ini, mengingat Jalan Jembatan Kali Cibarengkok kerap menjadi titik rawan banjir dan menyebabkan akses antar desa terhambat. Dengan perbaikan dan peninggian jembatan, warga berharap persoalan banjir dapat teratasi.
“Dengan adanya perbaikan ini, kami optimis jalur penghubung Klapanunggal–Cikahuripan tidak lagi tergenang banjir saat musim hujan. Ini sangat penting untuk aktivitas ekonomi dan mobilitas warga,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.
Pekerjaan perbaikan Jalan Kabupaten Jembatan Kali Cibarengkok menjadi salah satu proyek prioritas infrastruktur Kabupaten Bogor tahun 2025, yang di Instruksikan Bupati Bogor, Rudi Susmanto, Proyek ini diharapkan selesai tepat waktu dan memberi dampak langsung bagi kelancaran transportasi serta peningkatan kesejahteraan warga di Kecamatan Klapanunggal dan sekitarnya.(Agung DS)



