Landvictory.W.S.H: GKI Turut Membangun Teluk Wondama

PAPUA BARAT – Tokoh Pemuda Gereja Kristen Indonesia (GKI) Landvictory.W.S.H yang juga Wakil Ketua Forum Pemuda Peduli Pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni (FP3KTB) mengajak jemaat GKI untuk turut serat dan peduli akan pembangunan Teluk Wondama kearah yang lebih baik, Senin (17/2).
Landvictory mengatakan Histori dari GKI ini semakin lama semakin hilang, ketidak kesedarahan dari anak ” bangsa Nova New Guinea, yang selalu menjadikan kepribadiannya untuk kepentingan sendiri, kapan kah engkau akan sadar, dengan perbuatanmu yang sudah melanggar hukum Tuhan di negri mu.
“Jangan engkau menjadikan GKI sebagai sepotong kue yang di bagi ” kan. Tetapi bagaimana engkau berdiri dan berjalan dengan apa yang tuhan maksudkan untuk negri ini,” tegasnya.
Menurut Landvictory, struktur pengurusan GKI yang ada di tanah ini harus pulang kembali ke tempat asalnya. “Jika engkau anak GKI jangan cuma menjadikan GKI sebagai simbol kekristenan mu tetapi bagaimana engkau harus mengerti sejarah tuhan yang bernubuhat bagi tanah ini sehingga bangsa Nova NEWGUNEA ini mengalami peradaban Tuhan yang besar,”ujarnya.
Landvictory berharap GKI harus jadi perekat masyarakat. Mari kita bersatu, agar langkah gerak GKI kedepannya dapat pula selaras mendukung penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Teluk Wondama, sebab GKI juga merupakan mitra pemerintah.
Sebagai organisasi keagamaan yang telah lama berdiri, tentu saja sumbangsih GKI di Teluk Wondama dalam pembangunan, terutama dalam bidang religius keimanan dan sosial kemasyarakatan dan kenegaraan tidak dapat dipungkiri adanya. Untuk itu sinergitas antara Pengurus dengan pemerintahan daerah mesti terus berjalan dengan baik. Semangat kemitraan yang selama ini terbangun, haruslah tetap di per erat dan ditingkatkan dalam mewujudkan daerah kita yang lebih baik lagi kedepannya.
GKI harus tetap konsisten menunjukkan karya nyata pelayanannya dan juga peduli atas persoalan-persoalan yang tengah dihadapi pemerintah. GKI Sebagai kesatuan organisasi dan memiliki persekutuan umat bergereja juga ikut menjawab tantangan dan persoalan hidup yang menyangkut upaya jemaat menuju kemandirian hidup, kesehatan yang berkualitas, perwujudan kesejahteraan secara lahir dan batiniah.
Besar harapan saya gereja juga dapat secara nyata peduli dan ini diwujudnyatakan dengan melahirkan program-program yang juga memiliki tujuan dan sasaran ekonomi, sosial dan budaya bagi seluruh umat beragama. Sebagai contoh, saya menghimbau GKI juga harus menyuarakan tentang bagaimana memerangi narkoba, mengentaskan kemiskinan, memerangi kebodohan, memerangi kebencian, ikut mensukseskan ketahanan pangan, mendorong ekonomi kreatif dan lain sebagainya. (ARNOLIAND HENENY)



